<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4114532109082258395</id><updated>2011-12-07T08:45:54.725-08:00</updated><category term='bakteri resisten'/><category term='cerita inspirasi'/><category term='MRSA'/><category term='Kesehatan'/><category term='Butterflies'/><category term='Gempa'/><category term='Global World'/><category term='Rumah sakit'/><category term='obat tradisional'/><category term='Biotechnology'/><category term='flickr'/><category term='Photograph'/><title type='text'>Juharryw's Blog</title><subtitle type='html'>Keep Spirit and dare to dream for everything u want, and believe u can do it!</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Juharry Wijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17761738374082278281</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>26</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4114532109082258395.post-4559372650946350764</id><published>2011-03-21T19:54:00.000-07:00</published><updated>2011-03-21T20:44:37.866-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita inspirasi'/><title type='text'>8 Novel Pilihan Terlaris dari Berbagai Belahan Dunia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada yang bilang buku merupakan “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jendela Dunia&lt;/span&gt;” dengan buku kita dapat mengetahui lebih banyak hal-hal yang ada sehingga dapat menambah pengetahuan kita, dan buku tidak terbatas hanya yang terdapat pada negara kita namun juga berbagai negara memiliki buku-buku yang dapat memberikan cerita kepada kita, berikut disajikan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8 novel pilihan terlaris dari berbagai belahan dunia &lt;/span&gt;yang penjualannya mencapai jutaan copy, novel yang dipilih selain cerita fiksi juga cerita-cerita yang sangat menginspirasi, so let’s check it out……&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Harry Potter &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-8HmqpAu41mo/TYgRKfoGDDI/AAAAAAAAAE4/tPMWWm6ko0Q/s1600/Harry-Potter-Bookcovers.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 282px; height: 178px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-8HmqpAu41mo/TYgRKfoGDDI/AAAAAAAAAE4/tPMWWm6ko0Q/s200/Harry-Potter-Bookcovers.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5586734209739131954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Harry Potter merupakan salah satu seri novel fantasi karya J. K. Rowling dari Inggris mengenai seorang anak laki-laki bernama Harry Potter. Sejak rilis pertama novel ini, Harry Potter dan Batu Bertuah pada tahun 1997 di Inggris, buku ini telah mendapatkan ketenaran dan kesuksesan secara komersial di seluruh dunia, diangkat menjadi film, video game, dan beragam merchandise.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Latar belakang kisah ini kebanyakan berada di Sekolah Sihir Hogwarts dan berpusat pada pertarungan Harry Potter melawan penyihir jahat Lord Voldemort, yang menggunakan Ilmu Hitam untuk membunuh orang tua Harry.&lt;br /&gt;Kesemua tujuh buku yang direncanakan Rowling dalam seri novel ini telah diterbitkan. Buku keenam, Harry Potter dan Pangeran Berdarah-Campuran versi asli bahasa Inggris diterbitkan pada 16 Juli 2005, sementara buku ketujuh, Harry Potter dan Relikui Kematian diluncurkan di seluruh dunia pada 21 Juli 2007 (versi terjemahan bahasa Indonesia diterbitkan pada tanggal 13 Januari 2008). Enam buku pertama dalam seri novel ini secara keseluruhan telah terjual lebih dari 325 juta kopi, dan telah diterjemahkan ke lebih dari 63 bahasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. The Lord of The Rings&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-fkQROOr3Jg8/TYgZJm80CKI/AAAAAAAAAF4/7XW4JTKMvWw/s1600/lord%2Bof%2Bthe%2Brings.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 185px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-fkQROOr3Jg8/TYgZJm80CKI/AAAAAAAAAF4/7XW4JTKMvWw/s320/lord%2Bof%2Bthe%2Brings.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5586742990618232994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;The Lord of the Rings adalah novel kisah fantasi epik karangan J. R. R. Tolkien. Diterbitkan dalam tiga jilid pada tahun 1954 dan 1955, masing-masing jilid terdiri dari dua buku. Jilid pertama diberi judul The Fellowship of the Ring, jilid kedua The Two Towers dan jilid ketiga The Return of the King. Kisah ini ditulis dari tahun 1937 sampai 1949 dan menjadi salah satu karya sastra abad ke-20 yang paling populer dan diterjemahkan ke dalam 38 bahasa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. A Tale of Two Cities&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-BOFf3vD02bI/TYgTSuUaBMI/AAAAAAAAAFI/kopQbS0rJbM/s1600/tale_of_two_cities_book.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 196px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-BOFf3vD02bI/TYgTSuUaBMI/AAAAAAAAAFI/kopQbS0rJbM/s320/tale_of_two_cities_book.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5586736550145295554" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;A Tale of Two Cities (1859) adalah novel karya Charles Dickens yang bersetting di London dan Paris sebelum dan selama Revolusi Perancis. Karya ini terjual sebanyak 200 juta salinan di seluruh dunia.&lt;br /&gt;Novel ini menggambarkan keadaan buruk petani Perancis dalam tahun-tahun sebelum revolusi, kebrutalan yang ditunjukkan kaum revolusi terhadap aristokrat pada awal revolusi, dan paralel dengan kehidupan sosial di London pada periode yang sama. Novel ini berkisar pada kehidupan tokoh-tokoh prontagonis, yaitu Charles Darnay dan Sydney Carton.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. To Kill A Mocking Bird&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-d3VZN11YJHM/TYgT76trZVI/AAAAAAAAAFQ/1Y_-sxR6pOU/s1600/to-kill-a-mocking-bird.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 238px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-d3VZN11YJHM/TYgT76trZVI/AAAAAAAAAFQ/1Y_-sxR6pOU/s320/to-kill-a-mocking-bird.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5586737257847154002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;To Kill a Mocking bird adalah judul sebuah novel karangan Harper Lee yang diterbitkan pada tahun 1960. Novel ini didasari pada pengamatan penulis terhadap keluarga dan tetangga-tetangganya, serta kejadian-kejadian yang terjadi di sekitarnya pada tahun 1936, ketika penulis masih berumur 10 tahun.&lt;br /&gt;Novel ini terkenal karena bahasanya yang hangat dan penuh humor sekalipun isu-isu yang dibahas merupakan isu serius seperti pemerkosaan dan diskriminasi ras. Sebuah kritik menjelas&lt;br /&gt;Novel ini telah ditinjau ulang (reviewed) oleh setidaknya 30 koran dan majalah. Baru-baru ini, To Kill A Mockingbird dinobatkan menempati peringkast teratas setelah injil dalam daftar "buku yang harus dibaca seseorang sebelum ia meninggal" ("every adult should read before they die").&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. The Da vinci Code&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-X1p0-kGiBes/TYgUkKQcasI/AAAAAAAAAFY/u5C9mrxO4Xs/s1600/DVCIndonesia.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 206px; height: 282px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-X1p0-kGiBes/TYgUkKQcasI/AAAAAAAAAFY/u5C9mrxO4Xs/s320/DVCIndonesia.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5586737949214272194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;The Da Vinci Code adalah sebuah novel karangan Dan Brown seorang penulis Amerika dan diterbitkan pada 2003 oleh Doubleday Fiction (ISBN 0-385-50420-9). Buku ini adalah salah satu buku terlaris di dunia dengan 36 juta eksemplar (hingga Agustus 2005) dan telah diterjemahkan ke dalam 44 bahasa, termasuk Indonesia. Di Indonesia diterbitkan oleh penerbit Serambi Ilmu Semesta (ISBN 979335807) pada tahun 2004.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. The Kite Runner&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-lVbQ1rkmqAA/TYgVGVohOGI/AAAAAAAAAFg/4K1LHfl1mOE/s1600/the-kite-runner.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 185px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-lVbQ1rkmqAA/TYgVGVohOGI/AAAAAAAAAFg/4K1LHfl1mOE/s320/the-kite-runner.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5586738536383592546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;The Kite Runner adalah sebuah kisah penuh kekuatan tentang keluarga, kasih sayang, pengkhianatan, dan penderitaan. Khaled Hosseini dengan brilian menghadirkan sisi-sisi lain dari Afghanistan, negeri indah yang hingga kini masih menyimpan duka. Novel terlaris sepanjang 2005 versi Publishers Weekly&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. And Then There Were None&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-b9aQhPWoNjI/TYgaVm_zMkI/AAAAAAAAAGA/Hm5r0dpn2LU/s1600/And_Then_There_Were_None_US_First_Edition_Cover_1940.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 277px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-b9aQhPWoNjI/TYgaVm_zMkI/AAAAAAAAAGA/Hm5r0dpn2LU/s320/And_Then_There_Were_None_US_First_Edition_Cover_1940.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5586744296300819010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Novel And Then There Were None (1939) merupakan novel karangan novelis terkenal dunia, Agatha Christie, dahulu, judul asli dari novel ini adalah Ten Little Niggers, namun, karena dirasa tidak pantas untuk jaman ini, maka judulnya diganti menjadi seperti di atas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8. Tetralogi Laskar Pelangi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-3QMQUwA662g/TYgYnFU8sBI/AAAAAAAAAFw/zGYU0MfeNhI/s1600/Tetralogi%2BLaskar%2BPelangi.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 230px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-3QMQUwA662g/TYgYnFU8sBI/AAAAAAAAAFw/zGYU0MfeNhI/s320/Tetralogi%2BLaskar%2BPelangi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5586742397477105682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Novel ini merupakan salah satu novel kebanggaan Indonesia yang diterbitkan dalam         4 buku (tetralogi).  Laskar Pelangi adalah novel pertama karya Andrea Hirata yang diterbitkan oleh Bentang Pustaka pada tahun 2005. Novel ini bercerita tentang kehidupan 10 anak dari keluarga miskin yang bersekolah (SD dan SMP) di sebuah sekolah Muhammadiyah di Belitung yang penuh dengan keterbatasan. Novel ini pun telah diterbitkan dalam versi bahasa Inggris untuk buku I dan II, dan selanjutnya akan diterjemahkan juga. Kesemua cerita dalam novel ini akan difilmkan, Laskar Pelangi (film) dan Sang Pemimpi (film) yang digarap oleh Riri Reza dan Mira Lesmana telah menuai kesuksesan dengan meraih berbagai penghargaan di berbagai ajang film internasional. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4114532109082258395-4559372650946350764?l=juharrywijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/feeds/4559372650946350764/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2011/03/8-novel-pilihan-terlaris-dari-berbagai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/4559372650946350764'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/4559372650946350764'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2011/03/8-novel-pilihan-terlaris-dari-berbagai.html' title='8 Novel Pilihan Terlaris dari Berbagai Belahan Dunia'/><author><name>Juharry Wijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17761738374082278281</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-8HmqpAu41mo/TYgRKfoGDDI/AAAAAAAAAE4/tPMWWm6ko0Q/s72-c/Harry-Potter-Bookcovers.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4114532109082258395.post-4971660185171151003</id><published>2010-06-16T09:00:00.000-07:00</published><updated>2011-12-07T08:45:03.347-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>CARA ALAMI MENCEGAH DAN MENGOBATI JERAWAT</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/TBjwmnfnqbI/AAAAAAAAADY/_MSHtTrixX0/s1600/man+skin+face+mask.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 133px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/TBjwmnfnqbI/AAAAAAAAADY/_MSHtTrixX0/s200/man+skin+face+mask.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5483397092550879666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Jerawat adalah suatu keadaan di mana pori-pori kulit tersumbat sehingga menimbulkan kantung nanah yang meradang. Kemungkinan penyebabnya adalah perubahan hormonal yang merangsang kelenjar minyak di kulit. Perubahan hormonal lainnya yang dapat menjadi pemicu timbulnya jerawat adalah masa menstruasi, kehamilan, pemakaian pil KB, dan stres. Tipe-tipe jerawat, antara lain : jerawat biasa, komedo, dan Jerawat Batu (Cystic acne).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua tipe jerawat — baik komedo, jerawat biasa, maupun jerawat batu— memang sangat mengganggu. Namun cara-cara berikut ini dapat dilakukan sendiri guna mencegah maupun mengobati jerawat. Bahan-bahan berasal dari sekitar kita dengan cara yang tidak sulit dan menyita waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cuci Muka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kulit wajah yang berminyak atau wajah yang mempunyai kecenderungan muncul jerawat harus dibersihkan dua kali sehari. Sangat dianjurkan mencuci muka dengan pembersih yang PH-nya sedikit asam untuk menjaga kebersihan wajah yang berjerawat.&lt;br /&gt;Air seduhan 7-10 lembar daun sirih (Piper betle) mujarab untuk mematikan bakteri yang menyebabkan jerawat sehingga dapat digunakan untuk mencuci muka sebanyak dua atau tiga kali sehari.&lt;br /&gt;Menurut pengalaman beberapa orang, membasuh wajah dengan air es juga dapat mengurangi timbulnya jerawat. Hal ini dipercaya dapat mengurangi minyak pada wajah.&lt;br /&gt;Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi), yang ditumbuk halus dan dicampur dengan sedikit air garam juga dapat digunakan untuk membersihkan wajah berjerawat. Menurut beberapa ahli kulit, belimbing wuluh bersifat sejuk, dan berkhasiat sebagai antiradang dan astrigen (memperkecil pori-pori kulit wajah).&lt;br /&gt;Wajah berjerawat juga lebih segar jika diuapi dengan seduhan satu bungkus daun teh. Sebungkus kecil daun teh yang diseduh dengan air panas baru mendidih, lalu uapkan pada wajah yang berjerawat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Masker&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sementara buah mengkudu dapat dimanfaatkan sebagai masker pemulus wajah. Masker mengkudu tidak hanya mengatasi jerawat, panu, kulit yang keriput dan kering pun hilang lenyap, otot-otot muka menjadi lebih relaks.&lt;br /&gt;Jeruk nipis (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Citrus aurantium&lt;/span&gt;) yang dioleskan pada wajah malam hari sebelum tidur dan baru dibersihkan pada pagi harinya, dapat digunakan untuk menghilangkan jerawat. Hal yang sama juga dapat dilakukan dengan buah tomat (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Solanum lycopersicum&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;Masker lain yang dapat digunakan mengatasi jerawat adalah masker temulawak (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Curcuma xanthorizza&lt;/span&gt;). Kompres wajah dengan air es setelah menggunakan masker akan membantu meningkatkan hasilnya.&lt;br /&gt;Daun dewa dan mahkota dewa juga berkhasiat sebagai obat jerawat. Tanaman lain yang dapat dimanfaatkan sebagai masker antijerawat adalah tumbukan pucuk daun jambu batu (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Psidium guajava&lt;/span&gt;). Lidah buaya (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Aloe vera&lt;/span&gt;) yang terkenal dapat menghaluskan kulit juga dapat digunakan sebagai masker penghilang jerawat.&lt;br /&gt;Kentang (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Potato solanum tuberosum&lt;/span&gt;) juga dapat dikompreskan pada jerawat. Potongan kentang yang diiris tipis-tipis ditempelkan pada kulit yang meradang karena jerawat&lt;br /&gt;hingga warna kentang keabu-abuan dan kering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;flek-flek hitam di wajah bekas jerawat dapat dihilangkan &lt;/span&gt;dengan masker jagung (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Zea mays&lt;/span&gt;) muda atau bengkoang. Parutan jagung muda atau bengkoang dioleskan ke bagian-bagian yang hitam lalu diamkan sampai mengering.&lt;br /&gt;Jerawat jenis komedo dapat dihilangkan dengan masker peel off dari gelatin buatan sendiri. Bahan-bahannya: satu sendok makan bubuk gelatin yang bisa dibeli di pasar swalayan, dua sendok makan susu cair dingin, dan satu butir putih telur. Susu cair dingin dan gelatin dicampur lalu dipanaskan, jaga jangan sampai menggumpal. Setelah leleh, dinginkan sampai hangat, lalu campurkan dengan putih telur. Oleskan adonan tadi ke wajah, kecuali seputar mata dan bibir.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Jerawat&lt;br /&gt;http://www.dechacare.com/Tips-Mengobati-Jerawat-dengan-Cara-Alami-I507.html&lt;br /&gt;http://cdn.picapp.com/ftp/Images/0272/7bedfdb4-2687-4c2b-a66c-88b3f561a797.jpg&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4114532109082258395-4971660185171151003?l=juharrywijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/feeds/4971660185171151003/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2010/06/cara-alami-mencegah-dan-mengobati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/4971660185171151003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/4971660185171151003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2010/06/cara-alami-mencegah-dan-mengobati.html' title='CARA ALAMI MENCEGAH DAN MENGOBATI JERAWAT'/><author><name>Juharry Wijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17761738374082278281</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/TBjwmnfnqbI/AAAAAAAAADY/_MSHtTrixX0/s72-c/man+skin+face+mask.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4114532109082258395.post-1825127282476962119</id><published>2010-02-07T07:21:00.000-08:00</published><updated>2010-02-07T07:33:12.832-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='obat tradisional'/><title type='text'>Back To Nature With Traditional Medicine</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/S27cTy3hbgI/AAAAAAAAADI/PztdyIvt590/s1600-h/herbal-medicine.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 169px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/S27cTy3hbgI/AAAAAAAAADI/PztdyIvt590/s200/herbal-medicine.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5435524032913042946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Obat tradisional sudah dikenal sejak lama di beberapa negara, seperti Cina, India, Jerman, Amerika (Indian), Thailand, Jepang, dan negara-negara lainnya . Bahkan di Indonesia, obat tradisional sangat popular. Hal tersebut dapat kita lihat dengan banyak berdirinya perusahaan jamu dan obat tradisional.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Belakangan pun banyak dijumpai, para ahli pengobatan alternatif maupun dokter di Indonesia menyarankan pasien-pasiennya untuk mengkonsumsi obat tradisional sebagai alternatif yang baik untuk menyembuhkan dan mencegah penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kelebihan obat tradisional&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;• Memiliki efek samping yang saling mendukung jika berada dalam satu ramuan dengan komponen yang berbeda&lt;br /&gt;• memiliki efek samping yang relatif rendah&lt;br /&gt;• Pada satu tanaman memiliki lebih dari satu efek farmakologi serta lebih sesuai untuk penyakit-penyakit yang diakibatkan pertukaran zat di dalam tubuh dan keturunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Kekurangan obat tradisional&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;• Takaran harus tepat.Jika tidak tepat, obat tradisional bisa tidak aman bagi tubuh dan kesehatan manusia.&lt;br /&gt;• Harus tepat memilih jenis obat sesuai dengan riwayat kesehatan masing-masing, sehingga tidak menimbulkan efek samping yang membahayakan jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bahan baku obat tradisional&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan baku obat tradisional bisa didapatkan dari hewan maupun tumbuhan. Namun, sumber obat tradisional yang banyak dikembangkan berasal dari tumbuhan. Sebab, tumbuhan mudah dibudidayakan, ramah lingkungan, dan hampir seluruh bagian yang terdapat pada tumbuhan (mulai dari akar, umbi, batang, kulit, daun, biji, dan bunga)berkhasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mengembangkan Tanaman obat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat, baik secara perorangan maupun secara institusi, sudah mulai melongok ke obat tradisional dengan megembangkan budi daya tanaman obat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cara memilih obat tradisional&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obat tradisional sudah banyak yang dikemas dalam bentuk kapsul, jamu, tablet, obat gosok, krim atau cemilan. Namun tentu saja,kita harus selektif memilihnya sebab banyak obat tradisional di pasaran yang sudah dicampur dengan bahan-bahan kimia berbahaya. Ada baiknya juga, kita berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter atau ahli tanaman obat untuk memastikan bahwa obat tradisional yang kita peroleh aman untuk dikonsumsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun obat yang terjamin kualitasnya berasal dari kebun tanaman obat yang tetap dan menggunakan teknologi standar yang menjamin mutu bahan baku dan proses penanaman dan pengolahannya tetap terjaga. Selain itu, khasiat obat ditentukanjuga oleh kandungan kimiawi bahan bakunya (tanaman obat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cara mengkonsumsi obat tradisional&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Dosis tepat&lt;br /&gt;• Cara penggunaan tepat&lt;br /&gt;• Waktu mengkonsumsi tepat&lt;br /&gt;• Pemilihan bahan baku tepat sesuai dengan penyakit yang diderita&lt;br /&gt;•  Bahan baku obat benar dan tepat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Macam-macam dan kegunaan obat-obat tradisional&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah ini beberapa obat tradisional berserta keterangan kandungan, manfaat, dan catatan penting yang harus diperhatikan dalam mengkonsumsinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pegagan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandungan : asiatikosida, brahmic acid, Na, Ca, Fe, Gula, Vitamin B, Karotenoid, Garam, Tatin, Resin, Mucilage, Centellose, dan lain-lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat : mengatasi maag, hipertensi, stroke, memberikan nutrisi otak, mempercepat penyembuhan luka, mempercepat proses detoksifikasi, pencegah flu burung, lepra, campak, hepatitis, amandel, cacingan, mengatasi demam, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Temulawak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandungan : kurkumin dan minyak atsiri (phelandren, kamfer, borneol, xanthorrhizol, Turmerol, dan Sineal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat : meningkatkan nafsu makan, menurunkan panas, membersihkan darah, merangsang produksi ASI, antiradang, melancarkan air seni, membunuh kuman, dan anti keracunan empedu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Minyak Ikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandungan : sumber EPA dan DHA, Asam Omega 3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat : mencegah penyumbatan pembuluh darah, untuk pertumbuhan dan perawatan jaringan tubuh, melancarkan peredaran darah, mengurangi faktor penyebab cardiovaskular serta menurunkan kolesterol, membantu meningkatkan kecerdasan otak janin, mengurangi resiko penyakit jantung, meningkatkan nafsu makan anak, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan : tidak disarankan mengkonsumsi minyak ikan secara berlebihan karena akan menurunkan kadar vitamin E, menyebabkan keracunan Vitamin A dan Vitamin D pada tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SINOPSIS:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Obat tradisional sangat bermanfaat bagi pencegahan penyakit dan penyembuhan penyakit. Namun tentu saja, kita harus memerhatikan cara-cara mengkonsumsi yang benar dan tepat agar manfaat obat tradisional bisa dirasakan dengan optimal dan tidak membahayakan jiwa dan tubuh manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : www.AnneAhira.com&lt;br /&gt;Gambar : http://www.passdt.com/wp-content/uploads/herbal-medicine.jpg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4114532109082258395-1825127282476962119?l=juharrywijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/feeds/1825127282476962119/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2010/02/back-to-nature-with-traditional.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/1825127282476962119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/1825127282476962119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2010/02/back-to-nature-with-traditional.html' title='Back To Nature With Traditional Medicine'/><author><name>Juharry Wijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17761738374082278281</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/S27cTy3hbgI/AAAAAAAAADI/PztdyIvt590/s72-c/herbal-medicine.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4114532109082258395.post-1791245084565700906</id><published>2010-02-04T23:00:00.000-08:00</published><updated>2010-02-04T23:15:41.137-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita inspirasi'/><title type='text'>Suara Seorang Kakak (Inspirasing Story)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/S2vFN0wsQuI/AAAAAAAAAC4/69tt0NpxhGI/s1600-h/brother+and+sister.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/S2vFN0wsQuI/AAAAAAAAAC4/69tt0NpxhGI/s200/brother+and+sister.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5434654216644477666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagian besar orang memperoleh inspirasi dalam hidup mereka. Mungkin dari percakapan dengan seseorang yang kau hormati atau sebuah pengalaman. Apa pun bentuknya, inspirasi cenderung membuatmu memandang kehidupan dari sudut pandang yang baru. Inspirasiku berasal dari adikku Vicki, seseorang yang baik hati dan penuh perhatian. Ia tidak peduli akan penghargaan atau masuk dalam surat kabar. Yang diinginkannya hanyalah berbagi cinta dengan orang yang dikasihinya, keluarga dan teman-temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada musim panas sebelum aku mulai kuliah tingkat tiga, aku menerima telepon dari ayahku yang memberitakan bahwa Vicki masuk rumah sakit. Ia pingsan dan bagian kanan tubuhnya lumpuh. Indikasi awal adalah ia menderita stroke. Namun, hasil tes memastikan bahwa penyakitnya lebih serius. Ada sebuah tumor otak ganas yang menyebabkannya lumpuh. Dokter hanya memberinya waktu kurang dari tiga bulan. Aku ingat aku bertanya-tanya, bagaimana mungkin ini terjadi? Sehari sebelumnya Vicki baik-baik saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, hidupnya akan berakhir pada usia begitu muda. Setelah mengatasi rasa kaget dan perasaan hampa pada awalnya, aku memutuskan bahwa Vicki membutuhkan harapan dan semangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia memerlukan seseorang yang membuatnya percaya bahwa ia dapat mengatasi rintangan ini. Aku menjadi pelatih Vicki. Setiap hari kami membayangkan bahwa tumornya menyusut dan semua yang kami bicarakan bersifat positif. Aku bahkan memasang poster di pintu kamar rumah sakitnya yang bertulisan, “Kalau kau memiliki pikiran negatif, tinggalkan pikiran itu di pintu.”&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sudah berbulat hati untuk membantu Vicki mengalahkan tumor itu. Kami berdua membuat perjanjian yang disebut 50-50. Aku berjuang 50% dan Vicki akan memperjuangkan 50% sisanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan Agustus tiba dan kuliah tingkat tiga akan dimulai di universitas yang jaraknya 3000 mil dari rumah. Aku bingung, apakah aku harus pergi atau tetap menemani Vicki. Aku salah bicara, menyebutkan bahwa aku mungkin tak akan pergi kuliah. Ia menjadi marah dan menyuruhku untuk tidak khawatir karena dia akan baik-baik saja. Jadi, malah Vicki, yang berbaring sakit di tempat tidur di rumah sakit, yang menyuruhku agar jangan khawatir. Aku sadar bahwa kalau aku tetap bersamanya, aku mungkin akan menyiratkan bahwa dia sedang sekarat dan aku tak mau ia berpikir begitu. Vicki harus yakin bahwa ia dapat menang melawan tumor itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepergianku malam itu, merasakan bahwa ini mungkin terakhir kalinya aku melihat Vicki dalam keadaan hidup, adalah hal yang tersulit yang pernah kulakukan. Selama kuliah, aku tak pernah berhenti memperjuangkan 50% bagianku untuknya. Setiap malam sebelum tidur, aku berbicara dengan Vicki, berharap ia dapat mendengarku. Aku berkata, “Vicki, aku sedang berjuang untukmu dan aku tak akan menyerah. Asalkan kau tak pernah berhenti berjuang, kita dapat mengalahkan tumor ini.”&lt;br /&gt;Beberapa bulan berlalu dan dia masih bertahan. Aku sedang berbicara dengan seorang teman yang lebih tua dan ia menanyakan keadaan Vicki. Aku bercerita bahwa kondisinya makin buruk, tapi dia tak menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temanku melontarkan suatu pertanyaan yang benar-benar membuatku berpikir. Katanya, “Menurutmu, apakah dia bertahan itu karena dia tak mau mengecewakanmu?” Mungkin perkataannya benar? Mungkin aku egois, menyemangati Vicki untuk terus berjuang? Malam itu sebelum tidur, aku berkata padanya, “Vicki, aku mengerti kau sangat menderita dan mungkin kau ingin menyerah. Kalau memang begitu, aku mendukungmu. Kita tidak akan kalah karena kau tak pernah berhenti berjuang. Kalau kau ingin pergi ke tempat yang lebih baik, aku mengerti. Kita pasti bersama lagi. Aku menyayangimu dan aku akan terus bersamamu di mana pun kau berada.”&lt;br /&gt;Keesokan paginya, ibuku menelepon, memberi tahu bahwa Vicki telah meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Chicken Soup for the Teenage Soul, by James Malinchak dalam Resensi.net&lt;br /&gt;Gambar : http _www.flickr.com_photos_mic...0957770_.htm&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4114532109082258395-1791245084565700906?l=juharrywijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/feeds/1791245084565700906/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2010/02/suara-seorang-kakak-inspirasing-story.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/1791245084565700906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/1791245084565700906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2010/02/suara-seorang-kakak-inspirasing-story.html' title='Suara Seorang Kakak (Inspirasing Story)'/><author><name>Juharry Wijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17761738374082278281</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/S2vFN0wsQuI/AAAAAAAAAC4/69tt0NpxhGI/s72-c/brother+and+sister.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4114532109082258395.post-2386524039057599363</id><published>2010-02-04T08:19:00.001-08:00</published><updated>2010-02-04T08:23:57.892-08:00</updated><title type='text'>Kasih Sejati Seorang Ibu (By : Andrie Wongso)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/S2r0P_X9HWI/AAAAAAAAACw/NeXotquNUAg/s1600-h/ist2_3873679-mother-and-child-logo.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 150px; FLOAT: left; HEIGHT: 200px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5434424455923047778" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/S2r0P_X9HWI/AAAAAAAAACw/NeXotquNUAg/s200/ist2_3873679-mother-and-child-logo.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; Saya rasa ini salah satu cerita favorit saya, dan tidak perlu berpanjang lebar, hm... selamat membaca....&lt;br /&gt;Di sebuah rumah sakit bersalin, seorang ibu baru saja melahirkan jabang bayinya. "Bisa saya melihat bayi saya?" pinta ibu yang baru melahirkan itu penuh rona kebahagiaan di wajahnya. Namun, ketika gendongan berpindah tangan dan ia membuka selimut yang membungkus wajah bayi lelaki mungil itu, si ibu terlihat menahan napasnya. Dokter yang menungguinya segera berbalik memandang ke arah luar jendela rumah sakit, tak tega melihat perubahan wajah si ibu. Bayi yang digendongnya ternyata dilahirkan tanpa kedua belah telinga! Meski terlihat sedikit kaget, si ibu tetap menimang bayinya dengan penuh kasih sayang.&lt;br /&gt;Waktu membuktikan, bahwa pendengaran bayi yang kini telah tumbuh menjadi seorang anak itu bekerja dengan sempurna. Hanya penampilannya saja yang tampak aneh dan buruk. Suatu hari, anak lelaki itu bergegas pulang ke rumah dan membenamkan wajahnya di pelukan si ibu sambil menangis. Ibu itu pun ikut berurai air mata. Ia tahu hidup anak lelakinya penuh dengan kekecewaan dan tragedi. Sambil terisak, anak itu bercerita, "Seorang anak laki-laki besar mengejekku. Katanya, aku ini makhluk aneh."&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Begitulah, meski tumbuh dengan kekurangan, anak lelaki itu kini telah dewasa. Dengan kasih sayang dan dorongan semangat orangtuanya, meski punya kekurangan, ia tumbuh sebagai pemuda tampan yang cerdas. Rupanya, ia pun pandai bergaul sehingga disukai teman-teman sekolahnya. Ia pun mengembangkan bakat di bidang musik dan menulis. Akhirnya, ia tumbuh menjadi remaja pria yang disegani karena kepandaiannya bermusik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, ayah anak lelaki itu bertemu dengan seorang dokter yang bisa mencangkokkan telinga. "Saya percaya saya bisa memindahkan sepasang telinga untuk putra Bapak. Tetapi harus ada seseorang yang bersedia mendonorkan telinganya," kata dokter. Maka, orangtua anak lelaki itu mulai mencari siapa yang mau mengorbankan telinga dan mendonorkannya kepada anak mereka.&lt;br /&gt;Beberapa bulan sudah berlalu. Dan tibalah saatnya mereka memanggil anak lelaki itu, "Nak, seseorang yang tak ingin dikenal telah bersedia mendonorkan telinganya padamu. Kami harus segera mengirimmu ke rumah sakit untuk dilakukan operasi. Namun, semua ini sangatlah rahasia," kata si ayah.&lt;br /&gt;Operasi berjalan dengan sukses. Ia pun seperti terlahir kembali. Wajahnya yang tampan, ditambah kini ia sudah punya daun telinga, membuat ia semakin terlihat menawan. Bakat musiknya yang hebat itu berubah menjadi kejeniusan. Ia pun menerima banyak penghargaan dari sekolahnya.&lt;br /&gt;Beberapa waktu kemudian, ia pun menikah dan bekerja sebagai seorang diplomat. Ia lantas menemui ayahnya, "Yah, aku harus mengetahui siapa yang telah bersedia mengorbankan ini semua padaku. Ia telah berbuat sesuatu yang besar, namun aku sama sekali belum membalas kebaikannya."&lt;br /&gt;Ayahnya menjawab, "Ayah yakin kau takkan bisa membalas kebaikan hati orang yang telah memberikan telinga itu." Setelah terdiam sesaat ayahnya melanjutkan, "Sesuai dengan perjanjian, belum saatnya bagimu untuk mengetahui semua rahasia ini."&lt;br /&gt;Tahun berganti tahun. Kedua orangtua lelaki itu tetap menyimpan rahasia. Hingga suatu hari, tibalah saat yang menyedihkan bagi keluarga tersebut. Pada hari itu, ayah dan anak lelaki itu berdiri di tepi peti jenazah ibunya yang baru saja meninggal. Dengan perlahan dan lembut, si ayah membelai rambut jenazah ibu yang terbujur kaku. Sang ayah lantas menyibaknya sehingga sesuatu yang mengejutkan si anak lelaki terjadi. Ternyata, si ibu tidak memiliki telinga.&lt;br /&gt;"Ibumu pernah berkata bahwa ia senang sekali bisa memanjangkan rambutnya," bisik si ayah. "Dan tak seorang pun menyadari bahwa ia telah kehilangan sedikit kecantikannya, ‘kan?"&lt;br /&gt;Melihat kenyataan bahwa telinga ibunya yang diberikan pada si anak, meledaklah tangisnya. Ia merasakan bahwa cinta sejati ibunya yang telah membuat ia bisa seperti saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para netter yang luar biasa,&lt;br /&gt;Kecantikan yang sejati tidak terletak pada penampilan tubuh, namun ada di dalam hati. Harta karun yang hakiki tidak terletak pada apa yang bisa terlihat, namun justru pada apa yang kadang tidak dapat terlihat. Begitu juga dengan cinta seorang ibu pada anaknya. Di sana selalu ada inti sebuah cinta yang sejati, di mana terdapat keikhlasan dan ketulusan yang tak mengharap balasan apa pun.&lt;br /&gt;Dalam cerita di atas, cinta dan pengorbanan seorang ibu adalah wujud sebuah cinta sejati yang tak bisa dinilai dan tergantikan. Cinta sang ibu telah membawa kebahagiaan bagi sang anak. Inilah makna sesungguhnya dari sebuah cinta yang murni. Karena itu, sebagai seorang anak, jangan pernah melupakan jasa seorang ibu. Sebab, apa pun yang telah kita lakukan, pastilah tak akan sebanding dengan cinta dan ketulusannya membesarkan, mendidik, dan merawat kita hingga menjadi seperti sekarang.&lt;br /&gt;Mari, jadikan ibu kita sebagai suri teladan untuk terus berbagi kebaikan. Jadikan beliau sebagai panutan yang harus selalu diberikan penghormatan. Sebab, dengan memperhatikan dan memberikan kasih sayang kembali kepada para ibu, kita akan menemukan cinta penuh ketulusan dan keikhlasan, yang akan membimbing kita menemukan kebahagiaan sejati dalam kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar : http://www.istockphoto.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4114532109082258395-2386524039057599363?l=juharrywijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/feeds/2386524039057599363/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2010/02/kasih-sejati-seorang-ibu-by-andrie.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/2386524039057599363'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/2386524039057599363'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2010/02/kasih-sejati-seorang-ibu-by-andrie.html' title='Kasih Sejati Seorang Ibu (By : Andrie Wongso)'/><author><name>Juharry Wijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17761738374082278281</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/S2r0P_X9HWI/AAAAAAAAACw/NeXotquNUAg/s72-c/ist2_3873679-mother-and-child-logo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4114532109082258395.post-2418072591772903334</id><published>2010-02-04T08:11:00.000-08:00</published><updated>2010-02-04T08:17:48.912-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Solusi Jitu Mengatasi Demam</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/S2ry5YpowGI/AAAAAAAAACo/tlVIYqSFJ8E/s1600-h/Cold.gif"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 120px; FLOAT: left; HEIGHT: 200px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5434422968059478114" border="0" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/S2ry5YpowGI/AAAAAAAAACo/tlVIYqSFJ8E/s200/Cold.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bila suhu badan seseorang mencapai lebih dari 37,8 derajat celcius, maka seseorang disebut dikatakan ’Demam’. Demam merupakan mekanisme pertahanan tubuh terhadap infeksi atau masuknya zat asing ke dalam tubuh.&lt;br /&gt;Bagaimana Mengatasi demam?&lt;br /&gt;1. Banyak minum air putih atau minuman berelektrolit untuk menjaga agar tubuh tidak kekurangan cairan (dehidrasi).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;2. Kompres dengan air hangat&lt;br /&gt;kenapa? karena salah satu bagian otak kita (hipotalamus) terdapat pusat pengatur suhu (termoregulator). Jika suhu tubuh meningkat, pusat pengatur suhu ini berusaha menurunkannya begitu juga sebaliknya. Bila tubuh demam dikompres dengan air dingin atau es, maka tubuh menjadi lebih demam saat kompres dihentikan. Hal ini disebabkan karena saat penderita demam dikompres dengan air dingin atau es, pusat pengtur suhu menerima sinyal bahwa suhu di sekitarnya sedang dingin dan tubuh harus segera dihangatkan (kontra dengan yang diharapkan). Lain halnya jika dikompres dengan air hangat, pusat suhu akan menerima informasi bahwa suhu disekitarnya sedang hangat dan akan segera diturunkan, inilah efek yang diharapkan.&lt;br /&gt;3. Minum obat penurun panas jika suhu tubuh mencapai 38 - 40 derajat. Berbagai obat penurun panas yang tersedia dipasaran antara lain; Parasetamol atau ibuprofen.&lt;br /&gt;4. Memakai pakaian yang longgar/tipis agar panas dapat keluar&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sumber : Obor Berkat Indonesia&lt;br /&gt;Gambar : http://www.thecamreport.com/images/Cold.gif&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4114532109082258395-2418072591772903334?l=juharrywijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/feeds/2418072591772903334/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2010/02/solusi-jitu-mengatasi-demam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/2418072591772903334'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/2418072591772903334'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2010/02/solusi-jitu-mengatasi-demam.html' title='Solusi Jitu Mengatasi Demam'/><author><name>Juharry Wijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17761738374082278281</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/S2ry5YpowGI/AAAAAAAAACo/tlVIYqSFJ8E/s72-c/Cold.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4114532109082258395.post-825935526663803822</id><published>2010-01-18T19:39:00.000-08:00</published><updated>2010-01-18T19:47:40.420-08:00</updated><title type='text'>Cerita klasik sederhana tentang kebijakan dan kesuksesan yang luar biasa --FAN SHI GAN JI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/S1UqLAZovbI/AAAAAAAAACg/YKR6HGO-fRU/s1600-h/prayer.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/S1UqLAZovbI/AAAAAAAAACg/YKR6HGO-fRU/s200/prayer.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5428291294439456178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pagi yang indah dan cuaca di luar mendung dan masih terasa hujan rintik-rintik. Tatkala mengisi waktu karena liburan, saya meluangkan waktu untuk membaca beberapa cerita motivasi dan saya tertarik dengan cerita dari Pak Andrie Wongso yang judulnya ’Fang Shi Gan Ji’ , Hm.. dari judul ceritanya ditulis dalam bahasa Mandarin yang penuh makna dan memberikan pelajaran hidup yang berharga, Anda akan menemukan maksud dari judul cerita tersebut dalam cerita di bawah ini.........&lt;br /&gt;Alkisah, di sebuah kerajaan, sang raja ,memiliki kegemaran berburu. Suatu hari, ditemani penasehat dan pengawalnya, raja pergi berburu ke hutan.Karena kurang hati-hati, terjadilah kecelakaan, jari kelingking raja terpotong oleh pisau yang sangat tajam.Raja bersedih dan meminta pendapat dari seorang penasihatnya.Sang penasehat mencoba menghibur dengan kata-kata manis, tapi raja tetap sedih.&lt;br /&gt;Karena tidak tahu lagi apa yang mesti diucapkan untuk menghibur raja, akhirnya penasehat itu berkata: ‘Baginda, FAN SHI GAN JI, apa pun yang terjadi patut disyukuri ‘.mendengar ucapan penasehatnya itu sang raja langsung marah besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;‘Kurang ajar ! Kena musibah bukan dihibur tapi malah disuruh bersyukur…!’ Lalu raja memerintahkan pengawalnya untuk menghukum penasehat tadi dengan hukuman tiga tahun penjara. Hari terus berganti. Hilangnya jari kelingking ternyata tidak membuat raja menghentikannya berburu.Suatu hari, raja bersama penasehatnya yang baru dan rombongan, berburu ke hutan yang jauh dari istana. Tidak terduga, saat berada di tengah hutan, raja dan penasehatnya tersesat dan terpisah dari rombongan. Tiba-tiba, mereka dihadang oleh orang-orang suku primitif. Keduanya lalu ditangkap dan diarak untuk dijadikan korban persembahan kepada para dewa. Sebelum dijadikan persembahan kepada para dewa, raja dan penasehatnya dimandikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Saat giliran raja yang dimandikan, ketahuan kalau salah satu jari kelingkingnya terpotong, yang diartikan sebagai tubuh yang cacat sehingga dianggap tidak layak untuk dijadikan persembahan kepada para dewa. Akhirnya, raja ditendang dan dibebaskan begitu saja oleh orang-orang primitif itu. Dan penasehat barulah yang dijadikan persembahan kepada para dewa. Dengan susah payah akhirnya raja berhasil keluar dari hutan dan kembali keistana. Setibanya diistana, raja langsung memerintahkan supaya penasehat yang dulu dijatuhinya hukuman penjara segera dibebaskan. ‘Penasehat ku, aku berterimakasih kepada mu. Nasehatmu ternyata benar, apa pun yang terjadi kita patut bersyukur. Karena jari kelingkingku yang terpotong waktu itu, hari ini aku bisa pulang dengan selamat. . . . ‘ Kemudian, raja menceritakan kisah perburuannya waktu itu secara lengkap.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Setelah mendengar cerita sang raja, buru-buru sipenasehat berlutut sambil berkata: ‘Terima kasih baginda. Saya juga bersyukur baginda telah memenjarakan saya waktu itu. Karena jika tidak, mungkin sekarang ini, sayalah yang menjadi korban dipersembahkan kepada dewa oleh orang-orang primitif.’&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Cerita di atas mengajarkan suatu nilai yang sangat mendasar, yaitu FAN SHI GAN JI apa pun yang terjadi, selalu bersyukur, saat kita dalam kondisi maju dan sukses, kita patut bersyukur, saat musibah datang pun kita tetap bersyukur. Dalam proses kehidupan ini, memang tidak selalu bisa berjalan mulus seperti yang kita harapkan. Kadang kita di hadapkan pada kenyataan hidup berupa kekhilafan, kegagalan, penipuan,fitnahan, penyakit, musibah, kebakaran, bencana alam, dan lain sebagainya. Manusia dengan segala kemajuan berpikir, teknologi, dan kemampuan antisipasinya, senantiasa berusaha mengantisipasi adanya potensi-potensi kegagalan, bahaya, atau musibah. Namun kenyataannya, tidak semua aspek bisa kita kuasai. Ada wilayah ‘X’ yang keberadaan dan keberlangsungannya sama sekali di luar kendali manusia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Inilah wilayah Tuhan Yang Maha kuasa dengan segala misterinya. Sebagai makhluk berakal budi, wajar kita berusaha menghindarkan segala bentuk marabahaya. Tetapi jika marabahaya datang dan kita lagi mampu untuk mengubahnya, maka kita harus belajar dengan rasa syukur dan jiwa yang besar untuk menerimanya. Dengan demikian beban penderitaan mental akan jauh terasa lebih ringan, kalau tidak, kita akan mengalami penderitaan mental yang berkepanjangan. Sungguh, bisa bersyukur dalam keadaan apapun merupakan kekayaan jiwa. Maka saya sangat setuju sekali dengan kata bijak yang mengatakan&lt;/span&gt; :&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;KEBAHAGIAAN DAN KEKAYAAN SEJATI ADA DI RASA BERSYUKUR. . . .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sumber : Kumpulan Cerita Andrie Wongso dalam  S.H.E.R.K’s blog &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Gambar : http://paulmayers.blogs.com/my_weblog/images/prayer.jpg &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4114532109082258395-825935526663803822?l=juharrywijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/feeds/825935526663803822/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2010/01/cerita-klasik-sederhana-tentang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/825935526663803822'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/825935526663803822'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2010/01/cerita-klasik-sederhana-tentang.html' title='Cerita klasik sederhana tentang kebijakan dan kesuksesan yang luar biasa --FAN SHI GAN JI'/><author><name>Juharry Wijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17761738374082278281</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/S1UqLAZovbI/AAAAAAAAACg/YKR6HGO-fRU/s72-c/prayer.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4114532109082258395.post-3491672406810860209</id><published>2010-01-17T10:08:00.000-08:00</published><updated>2010-01-17T10:14:41.042-08:00</updated><title type='text'>Tekad Untuk  Maju</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/S1NTNWDVgkI/AAAAAAAAACY/mmosgltVBlk/s1600-h/tangga-kepemimpinan1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 126px; height: 191px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/S1NTNWDVgkI/AAAAAAAAACY/mmosgltVBlk/s200/tangga-kepemimpinan1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5427773464634556994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Waduh saya kangen berat buat nulis sesuatu di blog saya yang bertitle ’Spirit of Me’, sebelumnya terhalang untuk menulis di blog ini dikarenakan sibuk sekali dengan rutinitas kuliah dan plus rencana penelitian, dan masih terus memikirkan penelitian saya. Kok jadi curhat yah? Yah.. itu pembuka dari tulisan dari blog ini.&lt;br /&gt;Dan di tahun 2010 ini berharap semoga menjadi lancar, dan seorang ’Pemimpi’ seperti saya yang mempunyai sejuta obsesi yang mudah-mudah terpenuhi, waduh... ampe sejuta loh... hehehe. Dan semoga tulisan-tulisan saya di blog ini dapat terus dikembangkan menjadi lebih baik. Untuk permulaan saya, ada sebuah cerita yang dapat Anda baca yang akan memberikan motivasi bahwa suatu keyakinan untuk maju itu penting bagi kita dalam suatu pengharapan. Berikut cerita nya :&lt;br /&gt;Namanya Hani. Hani Irmawati. Ia adalah gadis pemalu, berusia 17 tahun. Tinggal di rumah berkamar dua bersama dua saudara dan orangtuanya. Ayahnya adalah penjaga gedung dan ibunya pembantu rumah tangga. Pendapatan tahunan mereka, tidak setara dengan biaya kuliah sebulan di Amerika.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari, dengan baju lusuh, ia berdiri sendirian di tempat parkir sebuah sekolah internasional. Sekolah itu mahal, dan tidak menerima murid Indonesia. Ia menghampiri seorang guru yang mengajar bahasa Inggris di sana. Sebuah tindakan yang membutuhkan keberanian besar untuk ukuran gadis Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku ingin kuliah di Amerika,” tuturnya, terdengar hampir tak masuk akal. Membuat sang guru tercengang, ingin menangis mendengar impian gadis belia yang bagai pungguk merindukan bulan.&lt;br /&gt;Untuk beberapa bulan berikutnya, Hani bangun setiap pagi pada pukul lima dan naik bis kota ke SMU-nya. Selama satu jam perjalanan itu, ia belajar untuk pelajaran biasa dan menyiapkan tambahan pelajaran bahasa Inggris yang didapatnya dari sang guru sekolah internasional itu sehari sebelumnya. Lalu pada jam empat sore, ia tiba di kelas sang guru. Lelah, tapi siap belajar.&lt;br /&gt;“Ia belajar lebih giat daripada kebanyakan siswa ekspatriatku yang kaya-kaya,” tutur sang guru. “Semangat Hani meningkat seiring dengan meningkatnya kemampuan bahasanya, tetapi aku makin patah semangat.”&lt;br /&gt;Hani tak mungkin memenuhi syarat untuk mendapatkan beasiswa dari universitas besar di Amerika. Ia belum pernah memimpin klub atau organisasi, karena di sekolahnya tak ada hal-hal seperti itu. Ia tak memiliki pembimbing dan nilai tes standar yang mengesankan, karena tes semacam itu tak ada.&lt;br /&gt;Namun, Hani memiliki tekad lebih kuat daripada murid mana pun.&lt;br /&gt;“Maukah Anda mengirimkan namaku?” pintanya untuk didaftarkan sebagai&lt;br /&gt;penerima beasiswa.&lt;br /&gt;“Aku tak tega menolak. Aku mengisi pendaftaran, mengisi setiap titik-titik&lt;br /&gt;dengan kebenaran yang menyakitkan tentang kehidupan akademisnya, tetapi juga&lt;br /&gt;dengan pujianku tentang keberanian dan kegigihannya,” ujar sang guru.&lt;br /&gt;“Kurekatkan amplop itu dan mengatakan kepada Hani bahwa peluangnya untuk&lt;br /&gt;diterima itu tipis, mungkin nihil.”&lt;br /&gt;Pada minggu-minggu berikutnya, Hani meningkatkan pelajarannya dalam bahasa&lt;br /&gt;Inggris. Seluruh tes komputerisasi menjadi tantangan besar bagi seseorang&lt;br /&gt;yang belum pernah menyentuh komputer. Selama dua minggu ia belajar&lt;br /&gt;bagian-bagian komputer dan cara kerjanya.&lt;br /&gt;Lalu, tepat sebelum Hani ke Jakarta untuk mengambil TOEFL, ia menerima surat&lt;br /&gt;dari asosiasi beasiswa itu.&lt;br /&gt;“Inilah saat yang kejam. Penolakan,” pikir sang guru.&lt;br /&gt;Sebagai upaya mencoba mempersiapkannya untuk menghadapi kekecewaan, sang&lt;br /&gt;guru lalu membuka surat dan mulai membacakannya: Ia diterima! Hani diterima&lt;br /&gt;….&lt;br /&gt;“Akhirnya aku menyadari bahwa akulah yang baru memahami sesuatu yang sudah&lt;br /&gt;diketahui Hani sejak awal: bukan kecerdasan saja yang membawa sukses, tapi&lt;br /&gt;juga hasrat untuk sukses, komitmen untuk bekerja keras, dan keberanian untuk&lt;br /&gt;percaya akan dirimu sendiri,” tutur sang guru menutup kisahnya.&lt;br /&gt;Kisah Hani ini diungkap oleh sang guru bahasa Inggris itu, Jamie Winship,&lt;br /&gt;dan dimuat di buku “Chicken Soup for the College Soul”, yang edisi&lt;br /&gt;Indonesianya telah diterbitkan.&lt;br /&gt;Tentu kisah ini tidak dipandang sebagai kisah biasa oleh Jack Canfield, Mark&lt;br /&gt;Victor Hansen, Kimberly Kirberger, dan Dan Clark. Ia terpilih diantara lebih&lt;br /&gt;dari delapan ribu kisah lainnya. Namun, bukan ini yang membuatnya istimewa.&lt;br /&gt;Yang istimewa, Hani menampilkan sosoknya yang berbeda. Ia punya tekad. Tekad&lt;br /&gt;untuk maju. Maka, sebagaimana diucapkan Tommy Lasorda, “Perbedaan antara&lt;br /&gt;yang mustahil dan yang tidak mustahil terletak pada tekad seseorang.”&lt;br /&gt;Anda memilikinya?&lt;br /&gt;Sumber: Jack Canfield, J., et al (Chicken Soup for the College Soul) dalam Resensi.net. Ganbar : http://pantjasurya.files.wordpress.com/2008/09/tangga-kepemimpinan1.jpg&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4114532109082258395-3491672406810860209?l=juharrywijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/feeds/3491672406810860209/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2010/01/tekad-untuk-maju.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/3491672406810860209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/3491672406810860209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2010/01/tekad-untuk-maju.html' title='Tekad Untuk  Maju'/><author><name>Juharry Wijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17761738374082278281</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/S1NTNWDVgkI/AAAAAAAAACY/mmosgltVBlk/s72-c/tangga-kepemimpinan1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4114532109082258395.post-4277941748213260115</id><published>2009-10-10T07:24:00.000-07:00</published><updated>2009-10-10T07:32:06.383-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Pilih Mana Matikan Rokok atau Mati Akibat Rokok?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/StCZ4gdgi8I/AAAAAAAAACQ/oI6tjRmJ0kA/s1600-h/KAMPANYE+ANTI+ROKOK.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 138px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/StCZ4gdgi8I/AAAAAAAAACQ/oI6tjRmJ0kA/s200/KAMPANYE+ANTI+ROKOK.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390977950027910082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tulisan ini saya buat karena sudah bosan dengan keadaan dimana saya serta para perokok pasif (= tidak merokok) lainnya yang sangat kesal apabila seseorang sudah merokok di depan kita atau bau asapnya sampai tercium di hidung kita sungguh membuat emosi, mungkin beberapa teguran kita pun tidak dihiraukan oleh para ‘Smoker (=Perokok)” ini. Setelah saya membaca beberapa artikel selama ini di media internet maupun cetak, ternyata seorang perokok pasif jelas berbahaya sekali terkena efek  dari asap rokok dari seorang ‘Perokok aktif’. Saya sering menyaksikan sendiri dimana seorang anak-anak berusia di bawah 12 tahun merokok dengan tidak mengerti bahwa racun sudah masuk ke dalam tubuhnya, begitu pun dengan seorang perempuan yang merokok. Dan perlu digaris bawahi tulisan ini tidak bermaksud menyinggung pihak-pihak tertentu, saya menuliskan sesuai fakta yang saya dapatkan di lapangan dan peran-peran media yang telah maju untuk pemberitaan sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Berikut kerugian-kerugian yang ditimbulkan apabila Anda mencoba untuk merokok atau telah menjadi perokok aktif, bahkan seorang seperti saya dan lainnya terkena imbasnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. Asap rokok mengandung kurang lebih 4000 bahan kimia yang 200 diantaranya beracun dan 43 jenis lainnya dapat menyebabkan kanker bagi tubuh. Beberapa zat yang sangat berbahaya yaitu tar, nikotin, karbon monoksida, dsb. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung tiga kali lipat bahan pemicu kanker di udara dan 50 kali mengandung bahan pengeiritasi mata dan pernapasan. Semakin pendek rokok semakin tinggi kadar racun yang siap melayang ke udara. Suatu tempat yang dipenuhi polusi asap rokok adalah tempat yang lebih berbahaya daripada polusi di jalanan raya yang macet.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3. Seseorang yang mencoba merokok biasanya akan ketagihan karena rokok bersifat candu yang sulit dilepaskan dalam kondisi apapun. Seorang perokok berat akan memilih merokok daripada makan jika uang yang dimilikinya terbatas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;4. Harga rokok yang mahal akan sangat memberatkan orang yang tergolong miskin, sehingga dana kesejahteraan dan kesehatan keluarganya sering dialihkan untuk membeli rokok. Rokok dengan merk terkenal biasanya dimiliki oleh perusahaan rokok asing yang berasal dari luar negeri, sehingga uang yang dibelanjakan perokok sebagaian akan lari ke luar negeri yang mengurangi devisa negara. Pabrik rokok yang mempekerjakan banyak buruh tidak akan mampu meningkatkan taraf hidup pegawainya, sehingga apabila pabrik rokok ditutup para buruh dapat dipekerjakan di tempat usaha lain yang lebih kreatif dan mendatangkan devisa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;5. Sebagian perokok biasanya akan mengajak orang lain yang belum merokok untuk merokok agar merasakan penderitaan yang sama dengannya, yaitu terjebak dalam ketagihan asap rokok yang jahat. Sebagian perokok juga ada yang secara sengaja merokok di tempat umum agar asap rokok yang dihembuskan dapat terhirup orang lain, sehingga orang lain akan terkena penyakit kanker.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;6. Kegiatan yang merusak tubuh adalah perbuatan dosa, sehingga rokok dapat dikategorikan sebagai benda atau barang haram yang harus dihindari dan dijauhi sejauh mungkin. Ulama atau ahli agama yang merokok mungkin akan memiliki persepsi yang berbeda dalam hal ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pesan saya, Jadi tunggu apa lagi, pilihlah pilihan yang tepat bagi Anda, yaitu berhenti merokok dan Anda dapat menatap masa depan lebih cerah, Anda juga telah membantu untuk mengurangi polusi asap yang begitu membahayakan akibat rokok yang Anda hisap, dan cobalah mengerti apabila Anda seorang yang tidak bisa lepas dari rokok, cobalah mematikan rokok apabila ditegur oleh orang-orang di tempat umum, matikan rokok saat Anda bersama istri Anda yang sedang hamil dan anak-anak Anda! &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Gambar : http://2.bp.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4114532109082258395-4277941748213260115?l=juharrywijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/feeds/4277941748213260115/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/10/pilih-mana-matikan-rokok-atau-mati.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/4277941748213260115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/4277941748213260115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/10/pilih-mana-matikan-rokok-atau-mati.html' title='Pilih Mana Matikan Rokok atau Mati Akibat Rokok?'/><author><name>Juharry Wijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17761738374082278281</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/StCZ4gdgi8I/AAAAAAAAACQ/oI6tjRmJ0kA/s72-c/KAMPANYE+ANTI+ROKOK.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4114532109082258395.post-7139493798690845053</id><published>2009-10-04T07:25:00.000-07:00</published><updated>2009-10-04T07:40:10.139-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gempa'/><title type='text'>Tips Ingin Selamat Dari Bencana Gempa Bumi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/SsiyS-2aiII/AAAAAAAAACI/WyBxelftSKk/s1600-h/earthquake.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 198px; height: 183px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/SsiyS-2aiII/AAAAAAAAACI/WyBxelftSKk/s200/earthquake.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388752993327417474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Masih lekat di ingatan kita dengan kejadian gempa 5 hari lalu yang meluluh lantakkan hampir sebagian wilayah Sumatra Barat dengan merenggut ratusan orang hingga sekarang sampai saya posting mengenai tulisan ini, masih dilakukan pencarian korban-korban tewas akibat gempa oleh tim SAR. Gempa tektonik berkekuatan 7,6 Skala Richter (SR) mengguncang wilayah Sumatra Barat (Sumbar), Rabu (30/9/2009), pukul 17:16 WIB. Menurut keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut terjadi pada episentrum 0,84 Lintang Selatan dan 99,65 Bujur Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak korban menunjukkan kurangnya ada ansipasi dari pihak-pihak terkait terhadap penyelamatan korban gempa lebih awal. Untuk itu diperlukan suatu penyelamatan diri kita (individu) apabila terjadi gempa.  Doug Copp, Kepala Penyelamat dan Manajer Bencana dari American Rescue Team International (ARTI) memberikan berbagai tips agar selamat dari bencana gempa bumi, berikut tips yang bisa Anda simak dan bisa Anda praktekkan sebagai antisipasi terhadap bencana gempa :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. Ketika terjadi bencana gempa bumi agar selamat, jangan hanya “menunduk dan berlindung” tapi ambillah posisi meringkuk seperti anjing dan kucing. Karena umumnya ketika kita hanya menunduk dan berlindung di bawah suatu benda, benda tersebut akan runtuh dan menimpa kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. Bangunan dari kayu adalah tipe konstruksi yang paling aman selama gempa bumi. Karena ketika bencana gempa bumi terjadi bangunan batu maupun beton akan hancur berkeping-keping dan kepingannya bisa membuat luka-luka dan meremukkan tulang kita. Sementara itu jika bangunan kayu runtuh akan menyisakan banyak ruangan kosong dibawahnya, sehingga kemungkinan kita selamat dari gempa akan semakin besar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3. Jika anda berada di tempat tidur pada saat gempa terjadi, bergulinglah ke samping tempat tidur. Ruangan kosong yang aman akan berada di samping tempat tidur. Hotel akan memiliki tingkat keselamatan yang tinggi dengan hanya menempelkan peringatan di belakang pintu agar tamu-tamu berbaring di lantai di sebelah tempat tidur jika terjadi gempa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;4. Jika terjadi gempa dan anda tidak dapat keluar melalui jendela atau pintu, maka berbaring lah meringkuk di sebelah sofa atau kursi besar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;5. Hampir semua orang yang berada di belakang pintu pada saat bangunan runtuh akan meninggal. Mengapa? Jika anda berdiri di belakang pintu dan pintu tersebut rubuh ke depan atau ke belakang anda akan tertimpa langit-langit di atasnya. Anda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;tidak akan selamat!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;6. Jangan pernah lari melalui tangga. Tangga adalah bagian yang paling mudah rusak strukturnya ketika terjadi gempa bumi. Bahkan jika bangunan tidak runtuh, jauhilah tangga. Bahkan jika gempa tidak meruntuhkan tangga, tangga tersebut akan runtuh juga pada saat orang-orang berlarian menyelamatkan diri. Tangga tetap harus diperiksa walaupun bagian lain dari bangunan tidak rusak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;7. Jika terjadi gempa, berdirilah sedekat mungkin dengan dinding paling luar dari bangunan atau di sebelah luarnya jika memungkinkan. Semakin jauh anda dari bagian luar bangunan akan semakin besar kemungkinan jalur menyelamatkan diri anda tertutup.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;8. Jika anda mengendarai kendaraan di bawah terowongan atau jalan tol, pada saat terjadi gempa segeralah turun dan meniarap di sebelah kendaraan. Karena umumnya semua kendaraan hancur ketika jalanan atau langit-langit diatasnya jatuh menimpa, sehingga anda tidak akan selamat. Semua kendaraan yang hancur memiliki ruangan kosong yang aman setinggi 1 meter di sampingnya, kecuali kendaraan yang tertimpa langsung oleh kolom jalan tol.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;9. Saya menemukan, pada saat saya merangkak di bawah kantor perusahaan koran dan kantor lain yang menyimpan banyak kertas bahwa kertas tidak memadat. Ruangan  kosong yang besar ditemukan di sekitar tumpukan kertas-kertas. meringkuklah di sekitar tumpukan kertas, Anda pasti Selamat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Gambar : www.hacityventura.org/emergency/earthquake.html&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4114532109082258395-7139493798690845053?l=juharrywijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/feeds/7139493798690845053/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/10/tips-ingin-selamat-dari-bencana-gempa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/7139493798690845053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/7139493798690845053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/10/tips-ingin-selamat-dari-bencana-gempa.html' title='Tips Ingin Selamat Dari Bencana Gempa Bumi'/><author><name>Juharry Wijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17761738374082278281</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/SsiyS-2aiII/AAAAAAAAACI/WyBxelftSKk/s72-c/earthquake.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4114532109082258395.post-1416269959273667464</id><published>2009-10-02T23:21:00.000-07:00</published><updated>2009-10-02T23:28:18.644-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Global World'/><title type='text'>Ternyata Vegetarian Solusi Jitu Menghentikan Pemanasan Global !</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/SsbuNebs9iI/AAAAAAAAACA/1qAlV2RZ0B0/s1600-h/vegetarian.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 184px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/SsbuNebs9iI/AAAAAAAAACA/1qAlV2RZ0B0/s200/vegetarian.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388255919470343714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Ingin tahu mengapa sampai seorang yang ‘Vegetarian’ telah banyak membantu dalam mengurangi dampak dari pemanasan global yang ada di muka bumi ini? Hal ini saya ketahui setelah saya membaca beberapa artikel yang membahas mengenai ‘Pemanasan Global’ dan saya temukan jawaban yang tepat dari semua jawaban terbesar dalam penyebab utama pemanasan global. Ternyata penghasil utama emisi gas berbahaya yang mengancam kehidupan planet kita saat ini bukanlah mobil, sepeda motor, ataupun truk dan bus dengan polusinya yang menjengkelkan Anda. Tetapi emisi berbahaya itu datang dari sesuatu yang nampak sederhana, tidak berdaya, dan nampak lezat di meja makan Anda. Yaitu daging! Dan darimana daging-daging yang kita dapatkan? Jawabannya Peternakan telah menjadi tempat dimana penghasil emisi terbesar dalam menimbulkan efek pemanasan global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Berikut beberapa poin yang mendukung, bagaimana sektor peternakan menjadi penyumbang emisi terbesar, penyebab pemanasan global :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. Pemeliharaan hewan ternak memerlukan energi listrik untuk lampu-lampu dan peralatan pendukung peternakan, mulai dari penghangat ruangan, mesin pemotong, dll. Salah satu inefisiensi listrik terbesar adalah dari mesin-mesin pendingin untuk penyimpanan daging. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. Transportasi yang digunakan, baik untuk mengangkut ternak, makanan ternak, sampai dengan elemen pendukung peternakan lainnya (obat-obatan dll) menghasilkan emisi karbon yang signifikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3. Peternakan menyedot begitu banyak sumber daya pendukung lainnya, mulai dari pakan ternak hingga obat-obatan dan hormon untuk mempercepat pertumbuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;4. Peternakan membutuhkan lahan yang tidak sedikit. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;5. Hewan-hewan ternak seperti sapi adalah polutan metana yang signifikan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;6. Limbah berupa kotoran ternak mengandung senyawa NO (Nitrogen Oksida) yang notabene 300 kali lebih berbahaya dibandingkan CO2. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jadi Bagaimana? Setelah Anda membaca ulasan di atas, Apakah Anda dapat beralih mengurangi jatah ‘Daging’ di sajian makan siang dan malam Anda? Bahkan menghentikan penyajian ‘Daging’ di meja makan Anda?, saya pernah melihat sebuah situs Video yang menayangkan bagaimana banyak sekali ‘ayam-ayam yang dipotong’ untuk menjadi makanan cepat saji, mengerikan! Apalagi isu flu burung masing lekat di kepala kita yang telah banyak merenggut korban, So start from now for the best future…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Gambar : eddyz.info/blog/tag/vegetarian-dan-global-warming&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4114532109082258395-1416269959273667464?l=juharrywijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/feeds/1416269959273667464/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/10/ternyata-vegetarian-solusi-jitu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/1416269959273667464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/1416269959273667464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/10/ternyata-vegetarian-solusi-jitu.html' title='Ternyata Vegetarian Solusi Jitu Menghentikan Pemanasan Global !'/><author><name>Juharry Wijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17761738374082278281</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/SsbuNebs9iI/AAAAAAAAACA/1qAlV2RZ0B0/s72-c/vegetarian.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4114532109082258395.post-2340741429926854233</id><published>2009-10-02T07:40:00.000-07:00</published><updated>2009-10-02T09:12:08.567-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Biotechnology'/><title type='text'>Produksi Insulin Menggunakan Bakteri E. coli</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/SsYlEKQ4BVI/AAAAAAAAAB4/VHTtUZ8cW3o/s1600-h/synthetic-insulin.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 133px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/SsYlEKQ4BVI/AAAAAAAAAB4/VHTtUZ8cW3o/s200/synthetic-insulin.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388034757600216402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Diabetes (Kencing manis) disebabkan karena pankreas tidak mampu membuat hormon insulin, yang dibutuhkan untuk mengubah glukosa menjadi gula darah. Pada penderita kencing manis, sel-sel tidak bisa menyerap glukosa dengan normal, sehingga menumpuk terlalu banyak di dalam darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Teknologi DNA Rekombinan merupakan kumpulan teknik atau metoda yang digunakan untuk mengkombinasikan gen-gen di dalam tabung reaksi. Teknik-teknik tersebut meliputi: teknik untuk mengisolasi DNA, teknik untuk memotong DNA, teknik untuk menggabung atau menyambung DNA, dan teknik untuk memasukkan DNA ke dalam sel hidup. Teknologi DNA Rekombinan telah memberikan banyak manfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan maupun bagi kehidupam manusia sehari-hari. Beberapa jenis obat-obatan, vaksin, bahan pangan, bahan pakaian dan lainnya telah diproduksi dengan memanfaatkan teknologi DNA Rekombinan. Dalam kehidupan kita sehari-hari, secara langsung maupun tidak langsung, sebagian dari kita pernah berhubungan dengan hasil penggunaan teknologi DNA Rekombinan. Contoh: insulin telah digunakan untuk mengobati penyakit diabetes.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Produksi insulin diproduksi di dalam sel bakteri Eschericia coli (E. coli) di mana gen penghasil insulin diisolasi dari sel pankreas manusia yang kemudian diklon dan dimasukkan ke dalam sel E. coli. Dengan demikian produksi insulin dapat dilakukan dengan cepat, massal, dan murah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Catatan : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Klon merupakan kumpulan individu (bahan) yang identik yang diperbanyak dari individu (bahan) yang sama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Gambar : www.diabeteswellbeing.com/synthetic-insulin.html&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4114532109082258395-2340741429926854233?l=juharrywijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/feeds/2340741429926854233/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/10/produksi-insulin-menggunakan-bakteri-e.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/2340741429926854233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/2340741429926854233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/10/produksi-insulin-menggunakan-bakteri-e.html' title='Produksi Insulin Menggunakan Bakteri E. coli'/><author><name>Juharry Wijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17761738374082278281</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/SsYlEKQ4BVI/AAAAAAAAAB4/VHTtUZ8cW3o/s72-c/synthetic-insulin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4114532109082258395.post-7921367564928324949</id><published>2009-09-30T08:20:00.000-07:00</published><updated>2009-09-30T08:59:05.388-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Gerak Badan Mengurangi Resiko Penyakit Jantung</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/SsN_8m1x_EI/AAAAAAAAABw/is1iKge58wY/s1600-h/adin-2007-10-29-DSC-0366-jogging-new-zealand-wellington-cringel.com.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 147px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/SsN_8m1x_EI/AAAAAAAAABw/is1iKge58wY/s200/adin-2007-10-29-DSC-0366-jogging-new-zealand-wellington-cringel.com.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387290258460245058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Penyakit jantung, stroke, dan penyakit periferal arterial merupakan penyakit yang mematikan. Di seluruh dunia, jumlah penderita penyakit ini terus bertambah. Ketiga kategori penyakit ini tidak lepas dari gaya hidup yang kurang sehat yang banyak dilakukan seiring dengan berubahnya pola hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Teknologi telah menghentikan kita dari gerak badan alami. Jika pekerjaan seseorang tidak memberikan gerakan tubuh yang giat maka orang tersebut harus bergerak badan dengan giat. Barangkali itu tidak sebaik dengan bekerja keras ketika orang mengikat, mengangkat, memutar, membalikkan, meregangkan, tetapi begitulah seharusnya kita hidup sementara perubahan dan kenyamanan datang ke dalam kehidupan kita sebagai hasil teknologi baru ini. Berikut penjelasan mengenai gerak badan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1 Gerak badan aerobik (pernafasan) dapat meningkatkan kemampuan kerja dari sistim kardio vaskular (jantung) dan kemampuan yang baik dalam mengangkut oksigen ke seluruh sel-sel tubuh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2 Menentukan “rentang laju jantung target” bagi latihan aerobik yang aman merupakan metode yang umum dalam mengukur intensitas latihan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3 Seseorang bisa berolah raga jalan cepat, berenang, bersepeda, lari santai, mendayung, melompat, asalkan itu memenuhi kriteria dari akronim F.I.T. : Frequency (frekwensi), Intensity (semangat), Time (waktu). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;4 Jalan cepat adalah gerak badan yang paling aman dan terbaik yang bisa dilakukan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;5 Berbagai cara mengukur kebugaran yang bisa digunakan. Misalnya: kekuatan, kelenturan, ketahanan, dan jantung. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;(Gambar : http://www.cringel.com)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4114532109082258395-7921367564928324949?l=juharrywijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/feeds/7921367564928324949/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/09/gerak-badan-mengurangi-resiko-penyakit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/7921367564928324949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/7921367564928324949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/09/gerak-badan-mengurangi-resiko-penyakit.html' title='Gerak Badan Mengurangi Resiko Penyakit Jantung'/><author><name>Juharry Wijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17761738374082278281</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/SsN_8m1x_EI/AAAAAAAAABw/is1iKge58wY/s72-c/adin-2007-10-29-DSC-0366-jogging-new-zealand-wellington-cringel.com.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4114532109082258395.post-4177996003492271709</id><published>2009-09-29T01:48:00.000-07:00</published><updated>2009-09-29T01:57:15.521-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MRSA'/><title type='text'>Pencegahan dan Pengendalian MRSA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/SsHLNLnTe9I/AAAAAAAAABo/uRUmm-m-Zd0/s1600-h/hand+germs.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 187px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/SsHLNLnTe9I/AAAAAAAAABo/uRUmm-m-Zd0/s200/hand+germs.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386810056628206546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan resistensi dapat dikurangi dengan cara membatasi penggunaan antibiotika irasional atau berlebihan. Penggunaan berlebihan atau penggunaan irasional artinya penggunaan tidak benar, tidak tepat dan tidak sesuai dengan indikasi penyakitnya. Pemakaian antibiotika berlebihan atau irasional juga dapat membunuh kuman yang baik dan berguna yang ada didalam tubuh kita. Sehingga tempat yang semula ditempati oleh bakteri baik ini akan diisi oleh bakteri jahat atau oleh jamur atau disebut "superinfection". Pemberian antibiotika yang berlebihan akan menyebabkan bakteri-bakteri yang tidak terbunuh mengalami mutasi dan menjadi kuman yang resisten atau disebut “superbugs” (Martono, 2006).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Johnson (2007), beberapa cara dapat dilakukan untuk mengontrol penularan MRSA ke pasien, yaitu :&lt;br /&gt;1. Staf rumah sakit harus menggunakan sarung tangan (gloves), disposable gaun, masker, penutup kepala, saat kontak dengan pasien MRSA dan harus melepaskannya sebelum keluar ruangan isolasi, begitu pula setiap pengunjung diminimalkan kontak dengan pasien dan harus sama seperti petugas.&lt;br /&gt;2. Mencuci tangan dengan alkohol sebelum dan sesudah masuk ruangan pasien dengan MRSA. &lt;br /&gt;3. MRSA dapat bertahan di benda seperti linen, lantai, tempat tidur, dan alat-alat mandi, sehingga ruangan mesti dibersihkan dengan desinfektan dan yang tersulit tentu saja ruangan yang ber AC, udara, botol suction, O2 sentral dan bahkan hp atau komputer pun dapat menjadi media penyebaran MRSA yang tentu saja sulit dihilangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4114532109082258395-4177996003492271709?l=juharrywijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/feeds/4177996003492271709/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/09/pencegahan-dan-pengendalian-mrsa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/4177996003492271709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/4177996003492271709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/09/pencegahan-dan-pengendalian-mrsa.html' title='Pencegahan dan Pengendalian MRSA'/><author><name>Juharry Wijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17761738374082278281</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/SsHLNLnTe9I/AAAAAAAAABo/uRUmm-m-Zd0/s72-c/hand+germs.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4114532109082258395.post-1313946813452401119</id><published>2009-09-27T08:11:00.000-07:00</published><updated>2009-09-27T08:16:06.935-07:00</updated><title type='text'>Infeksi yang Disebabkan MRSA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/Sr-A__StT3I/AAAAAAAAABg/ltsHU6sAjqU/s1600-h/impetigo.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 130px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/Sr-A__StT3I/AAAAAAAAABg/ltsHU6sAjqU/s200/impetigo.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386165516168417138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; Setelah kedua tulisan saya memuat mengenai MRSA (Methicillin Resistant Staphylococcus aureus) yaitu ‘Waspadai MRSA di Rumah Sakit’ dan ‘Tanggap Penyebaran MRSA’ (Baca selengkapnya), selanjutnya saya akan menuliskan mengenai jenis-jenis infeksi  yang disebabkan MRSA. Pada gambar dapat terlihat salah satu infeksi yang disebabkan MRSA yaitu Impetigo yang merupakan suatu infeksi/peradangan kulit yang terdapat pada bagian terbuka, mengarah pada area kulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Gejala infeksi kulit dari Staphylococcus tergantung pada dimana infeksinya. Bakteri Staphylococcus dapat menyebabkan : bakteremia (infeksi darah),  bisul/abses dalam  (kumpulan dari pus (nanah) dimana yang masuk ke tubuh), endokarditis (infeksi pada katup jantung), meracuni makanan, lymphadenitis (infeksi pada kelenjar limfe, yang mana menyebabkan menjadi merah, membengkak dan menyakitkan), lymphangitis (infeksi pada saluran limfe yang menghubungkan ke kelenjar limfe, menyebabkan lapisan merah pada kulit), osteomyelitis (infeksi pada tulang), radang arthritis (infeksi dari tulang sendi, seperti pinggul atau lutut), tembel (infeksi pada kelenjar kelopak mata),  toxic shock syndrome, pneumonia, infeksi telinga dan sinusitis (Ianelli, 2008). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar : http://content.revolutionhealth.com/contentimages/n5551243.jpg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4114532109082258395-1313946813452401119?l=juharrywijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/feeds/1313946813452401119/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/09/infeksi-yang-disebabkan-mrsa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/1313946813452401119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/1313946813452401119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/09/infeksi-yang-disebabkan-mrsa.html' title='Infeksi yang Disebabkan MRSA'/><author><name>Juharry Wijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17761738374082278281</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/Sr-A__StT3I/AAAAAAAAABg/ltsHU6sAjqU/s72-c/impetigo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4114532109082258395.post-7119350033851136901</id><published>2009-09-27T01:04:00.000-07:00</published><updated>2009-09-27T01:19:14.672-07:00</updated><title type='text'>Gunakan Masker Tatkala Kabut Asap Melanda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/Sr8ev7mRtxI/AAAAAAAAABY/dyfBmkBEz_U/s1600-h/bagi-masker-130809.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 168px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/Sr8ev7mRtxI/AAAAAAAAABY/dyfBmkBEz_U/s320/bagi-masker-130809.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386057488159323922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 26 September 2009, pukul 20.00 WIB di Palembang, melewati jalanan yang penuh kabut asap tebal, mata terasa pedih, dan kabut asap begitu menganggu pernapasan sehingga saya menggunakan sapu tangan yang saya jadikan masker untuk mengurangi bau kabut asap yang menganggu pernapasan. Mengapa hal demikian dapat terjadi, ditambah dengan kondisi cuaca beberapa hari ini yang begitu terik sehingga membuat orang-orang menjadi begitu gerah dengan keadaan ini. Dikutip dari Kompas (Minggu, 27 Sepetember 2009), Menurut Sekretaris UPTD Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Dinas Kehutanan Sumsel Ahmad Taufik, asap yang menyelimuti Palembang merupakan asap kiriman dari kebakaran lahan gambut di Kabupaten Ogan Komering Ilir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Untuk itu maka penggunaan masker sangat diperlukan untuk mengurangi efek buruk terhadap kesehatan terutama yang berhubungan dengan saluran pernapasan. Dilaporkan oleh Media Indonesia (Kamis, 13 Agustus 2009), bagaimana angka kejadian pengidap ISPA di Pekanbaru naik tajam setelah Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru memonitor melalui 19 puskesmas dan 13 puskesmas pembantu di kota itu.  Sepanjang Mei, di Pekanbaru tercatat ada 999 pasien ISPA, sedangkan pada Juni melonjak menjadi 3.167. Pada Juli angkanya naik lagi jadi 3.767 pasien, dan hingga masuk pada minggu kedua Agustus pasien akibat kabut asap tercatat 2.161 orang. Penyakit ISPA yang disebabkan oleh kabut asap yang melanda Kota Pekanbaru terbagi dua, yaitu ISPA pnemoni dan ISPA non pnemoni. Selain itu, kabut asap juga bisa menyebabkan asma, mual, muntah-muntah, pusing, gangguan kulit seperti bintik-bintik, kulit bersisik, dan diare. Sedangkan yang rentan akibat kabut asap adalah ibu hamil, balita dan usia lanjut di atas 55 tahun. Namun, hingga saat ini belum ada korban jiwa yang ditimbulkan kabut asap di Kota Pekanbaru.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;ISPA merupakan singkatan dari Infeksi Saluran Pernafasan Akut, istilah ini diadaptasi dari istilah dalam bahasa Inggris Acute Respiratory Infections (ARI). Penyakit infeksi akut yang menyerang salah satu bagian dan atau lebih dari saluran nafas mulai dari hidung (saluran atas) hingga alveoli (saluran bawah) termasuk jaringan adneksanya seperti sinus, rongga telinga tengah dan pleura. Penyakit ISPA merupakan penyakit yang sering terjadi pada anak, karena sistem pertahanan tubuh anak masih rendah. Kejadian psenyakit batuk pilek pada balita di Indonesia diperkirakan 3 sampai 6 kali per tahun, yang berarti seorang balita rata-rata mendapat serangan batuk pilek sebanyak 3 sampai 6 kali setahun (Prabu, 2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto By : jurnalhaji.antara.co.id/foto/4/1250164255&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4114532109082258395-7119350033851136901?l=juharrywijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/feeds/7119350033851136901/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/09/tanggal-26-september-2009-pukul-20.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/7119350033851136901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/7119350033851136901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/09/tanggal-26-september-2009-pukul-20.html' title='Gunakan Masker Tatkala Kabut Asap Melanda'/><author><name>Juharry Wijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17761738374082278281</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/Sr8ev7mRtxI/AAAAAAAAABY/dyfBmkBEz_U/s72-c/bagi-masker-130809.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4114532109082258395.post-8046206256880295458</id><published>2009-09-26T23:48:00.000-07:00</published><updated>2009-09-26T23:50:09.816-07:00</updated><title type='text'>Beautiful Voice from Charice (My Heart Will Go On)</title><content type='html'>&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/Rg9hpl41T2g&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/Rg9hpl41T2g&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4114532109082258395-8046206256880295458?l=juharrywijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/feeds/8046206256880295458/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/09/beautiful-voice-from-charice-my-heart.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/8046206256880295458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/8046206256880295458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/09/beautiful-voice-from-charice-my-heart.html' title='Beautiful Voice from Charice (My Heart Will Go On)'/><author><name>Juharry Wijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17761738374082278281</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4114532109082258395.post-6672987718844491478</id><published>2009-09-25T23:42:00.000-07:00</published><updated>2009-09-25T23:50:24.668-07:00</updated><title type='text'>Materi Praktikum Fisiologi Hewan I (2009)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/Sr25fnUAdRI/AAAAAAAAABI/d4VyDC3_XD4/s1600-h/an_phys_grad_nameplate.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 175px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/Sr25fnUAdRI/AAAAAAAAABI/d4VyDC3_XD4/s320/an_phys_grad_nameplate.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5385664682184963346" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berikut materi-materi Praktikum Fisiologi Hewan I (2009), yang akan dimulai pada tanggal 6 Oktober 2009 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Nutrisi dan Pencernaan&lt;br /&gt;A. Pengujian Enzim&lt;br /&gt;B. Pengujian Nutrisi&lt;br /&gt;a Uji Karbohidrat&lt;br /&gt;b Uji Protein&lt;br /&gt;c Uji Lemak&lt;br /&gt;C. Energi Budget&lt;br /&gt;a Laju Konsumsi Pakan&lt;br /&gt;b Daya Cerna&lt;br /&gt;c Laju Pertumbuhan Spesifik&lt;br /&gt;d Laju Pertumbuhan = GR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;2. Darah&lt;br /&gt;A. Penentuan Golongan Darah pada Manusia&lt;br /&gt;B. Perhitungan Jumlah Sel Darah Merah dan Sel Darah Bening&lt;br /&gt;C. Penentuan Kadar Hemoglobin (Hb)&lt;br /&gt;D. Penentuan Kadar Gula Darah &lt;br /&gt;E. Penentuan Tekanan Darah &lt;br /&gt;F. Penentuan Pembekuan Darah &lt;br /&gt;G. Penentuan Tekanan Osmotik Darah&lt;br /&gt;H. Denyut Nadi&lt;br /&gt;3. Gerak dan Sistem Otot&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Materi-materi Praktikum di atas akan dijadikan 10 kali pertemuan, dan 2 kali untuk MID Semester dan Ujian Akhir Semester. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4114532109082258395-6672987718844491478?l=juharrywijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/feeds/6672987718844491478/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/09/materi-praktikum-fisiologi-hewan-i-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/6672987718844491478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/6672987718844491478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/09/materi-praktikum-fisiologi-hewan-i-2009.html' title='Materi Praktikum Fisiologi Hewan I (2009)'/><author><name>Juharry Wijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17761738374082278281</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/Sr25fnUAdRI/AAAAAAAAABI/d4VyDC3_XD4/s72-c/an_phys_grad_nameplate.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4114532109082258395.post-2878817303993492524</id><published>2009-09-25T04:14:00.000-07:00</published><updated>2009-09-25T04:25:35.666-07:00</updated><title type='text'>Membaca 'Garis Hidup' dengan aplikasi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/SryohabmpNI/AAAAAAAAABA/YkO71bE5Cgk/s1600-h/number-one.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/SryohabmpNI/AAAAAAAAABA/YkO71bE5Cgk/s320/number-one.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5385364546412520658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Angka Garis Hidupku adalah 1.... Angka ini berdasarkan perhitungan berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal Lahir: 04-07-1988&lt;br /&gt;0+4+0+7+1+9+8+8=37=3+7=10=1+0=1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah analisa angka garis hidup nomor 1:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analisa garis hidup nomor 1 :&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Misi hidupnya adalah untuk bisa selalu independen. Ada dua bagian dalam proses mencapai hal ini: pertama, Anda harus belajar untuk berdiri di atas kedua kaki dan tidak tergantung pada orang lain. Kemudian setelah Anda benar-benar bebas dan independen, belajarlah untuk menjadi pemimpin. Banyak jenderal, pemimpin perusahaan, dan politikus mempunyai angka “Garis Hidup” 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang mempunyai angka garis hidup satu ini selalu mempunyai potensi yang hebat untuk menjadi pemimpin, tapi mereka bisa gagal bila menjadi pengikut. Banyak dari mereka yang menghabiskan sebagian besar berusaha melepaskan ketergantungan mereka pada orang lain, tapi ini justru menyisakan sedikit waktu bagi mereka untuk memperoleh kesenangan yang didapat dari keindependenan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman-teman mau mencoba, coba saja membaca garis hidup Anda dengan aplikasi ini, boleh percaya boleh tidak, just for fun saja. Ikuti kuis ini di facebook melalui http://apps.facebook.com/garis_hidup/?ref=nf.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4114532109082258395-2878817303993492524?l=juharrywijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/feeds/2878817303993492524/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/09/membaca-garis-hidup-dengan-aplikasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/2878817303993492524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/2878817303993492524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/09/membaca-garis-hidup-dengan-aplikasi.html' title='Membaca &apos;Garis Hidup&apos; dengan aplikasi'/><author><name>Juharry Wijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17761738374082278281</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/SryohabmpNI/AAAAAAAAABA/YkO71bE5Cgk/s72-c/number-one.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4114532109082258395.post-4135992853561185437</id><published>2009-09-24T21:26:00.001-07:00</published><updated>2009-09-24T21:30:50.109-07:00</updated><title type='text'>Tanggap Terhadap Penyebaran MRSA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://farm3.static.flickr.com/2595/3952580364_1091c21dbc_m.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 188px; height: 231px;" src="http://farm3.static.flickr.com/2595/3952580364_1091c21dbc_m.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CJuharry%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;Mungkin bagi kebanyakan orang awam di sekitar kita atau di kalangan non-medis tidak mengetahui masalah MRSA (&lt;i&gt;Methicillin Resistant Staphylococcus aureus&lt;/i&gt;) yang berkembang di berbagai rumah sakit baik di luar negeri maupun di dalam negeri. Hal itu dimulai ketika saya mengikuti Kerja Praktek (KP) di salah satu Rumah sakit umum pusat ternama di Salah satu Ibukota. Untuk itu saya akan memberikan informasi mengenai MRSA begitu mengerikan apabila telah mengeinfeksi pasien atau petugas pelayanan di rumah sakit bahkan pengunjung rumah sakit yang bisa jadi &lt;i style=""&gt;carrier&lt;/i&gt; (pembawa) MRSA, dikarenakan MRSA ini bakal kebal terhadap berbagai antibiotik.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;MRSA ditransmisikan dari orang ke orang melalui tangan terkontaminasi. MRSA dapat juga diransmisikan melalui berbagi handuk, materi kesehatan pribadi, peralatan olahraga, melalui kontak-dekat olahraga, dan melalui berbagi obat suntikan atau peralatan tato. Orang dengan pneumonia MRSA pada kontak dekat dengan yang lain, dapat menularkan MRSA melalui batuk yang cepat meyebar dari partikel menular. &lt;span style="" lang="FR"&gt;Infeksi virus pada respirasi bagian atas dapat juga menularkan MRSA. &lt;/span&gt;MRSA dapat juga menyebabkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;toxin-mediated foodborne gastroenteritis&lt;/i&gt; (Federal Bureau of Prisons, 2005). &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;Menurut Brown et al (1997), bahwa MRSA dapat berasal dari ruang perawatan di rumah sakit melaui kontak langsung dari satu penderita ke penderita lain, melaui kontaminasi tangan petugas kesehatan di rumah sakit, serta dari orang lain di sekitar penderita yang merupakan karier MRSA. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4114532109082258395-4135992853561185437?l=juharrywijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/feeds/4135992853561185437/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/09/tanggap-terhadap-penyebaran-mrsa.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/4135992853561185437'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/4135992853561185437'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/09/tanggap-terhadap-penyebaran-mrsa.html' title='Tanggap Terhadap Penyebaran MRSA'/><author><name>Juharry Wijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17761738374082278281</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://farm3.static.flickr.com/2595/3952580364_1091c21dbc_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4114532109082258395.post-4537364251903530454</id><published>2009-09-24T07:33:00.000-07:00</published><updated>2009-09-24T07:35:52.851-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Photograph'/><title type='text'>PhotoFunia-Sketsa Fotoku</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/42756732@N05/3950008037/" title="PhotoFunia-23c48e2 by juharryw, on Flickr"&gt;&lt;img src="http://farm3.static.flickr.com/2657/3950008037_5caf3bf9de_o.jpg" width="450" height="295" alt="PhotoFunia-23c48e2" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4114532109082258395-4537364251903530454?l=juharrywijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/feeds/4537364251903530454/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/09/photofunia-sketsa-fotoku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/4537364251903530454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/4537364251903530454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/09/photofunia-sketsa-fotoku.html' title='PhotoFunia-Sketsa Fotoku'/><author><name>Juharry Wijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17761738374082278281</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4114532109082258395.post-5548780978517838030</id><published>2009-09-23T20:31:00.000-07:00</published><updated>2009-09-23T20:32:48.871-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Photograph'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Butterflies'/><title type='text'>Beautiful butterflies</title><content type='html'>&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/T2rTIJXqlmE&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/T2rTIJXqlmE&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4114532109082258395-5548780978517838030?l=juharrywijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/feeds/5548780978517838030/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/09/beautiful-butterflies.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/5548780978517838030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/5548780978517838030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/09/beautiful-butterflies.html' title='Beautiful butterflies'/><author><name>Juharry Wijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17761738374082278281</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4114532109082258395.post-4166695681266514239</id><published>2009-09-22T21:59:00.000-07:00</published><updated>2009-09-22T21:59:00.378-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bakteri resisten'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rumah sakit'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MRSA'/><title type='text'>Waspadai MRSA di Rumah sakit (Bagian I)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/Srjl3gz8rtI/AAAAAAAAAAM/Q41KAS0GVlY/s1600-h/hospital.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 209px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/Srjl3gz8rtI/AAAAAAAAAAM/Q41KAS0GVlY/s320/hospital.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5384306096384814802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CJuharry%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:EN-GB; 	mso-fareast-language:EN-GB;} a:link, span.MsoHyperlink 	{color:blue; 	text-decoration:underline; 	text-underline:single;} a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed 	{color:purple; 	text-decoration:underline; 	text-underline:single;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CJuharry%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:EN-GB; 	mso-fareast-language:EN-GB;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Infeksi nosokomial&lt;b&gt; &lt;/b&gt;merupakan infeksi yang terjadi di rumah sakit oleh kuman yang berasal dari rumah sakit. Resiko infeksi nosokomial selain terjadi pada pasien yang dirawat di rumah sakit, dapat juga terjadi pada para petugas rumah Sakit tersebut. Berbagai prosedur penanganan pasien memungkinkan petugas terpajan (&lt;i&gt;exposure&lt;/i&gt;) dengan kuman yang berasal dari pasien. Infeksi petugas juga berpengaruh pada mutu pelayanan karena petugas menjadi sakit sehingga tidak dapat melayani pasien (Martono, 2009). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Kejadian infeksi nosokomial pertama di Amerika Serikat yang berhasil didokumentasi dan merupakan pertama kali ditemukannya isolat &lt;i&gt;S&lt;/i&gt;. &lt;i&gt;aureus &lt;/i&gt;yang resisten terhadap metisilin terjadi pada tahun 1968 di rumah sakit kota Boston. Kejadian ini terjadi akibat kontak langsung tangan peetugas kesehatan dengan penderita yang membawa MRSA dalam ruang perawatan lalu menyebar ke ruang perawatan lainnya di rumah sakit tersebut (Brown et al, 1997). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;MRSA adalah variasi resisten dari bakteri umum &lt;i&gt;S&lt;/i&gt;. &lt;i&gt;aureus&lt;/i&gt;. MRSA meningkatkan kemampuan untuk bertahan dari perlakuan dengan antibiotik beta-lactam, termasuk &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Methicillin" title="Methicillin"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;color:#000000;" &gt;methicillin&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Dicloxacillin" title="Dicloxacillin"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;color:#000000;" &gt;dicloxacillin&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Nafcillin" title="Nafcillin"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;color:#000000;" &gt;nafcillin&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Oxacillin" title="Oxacillin"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;color:#000000;" &gt;oxacillin&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. MRSA merupakan masalah pada infeksi rumah sakit (nosokomial). Di rumah sakit, pasien dengan luka terbuka dan sistem imun yang lemah merupakan masalah besar untuk terinfeksi daripada masyarakat. Staf rumah sakit yang tidak mengikuti sesuai prosedur yang bersih dapat memindahkan bakteri dari pasien ke pasien. Pengunjung pasien dengan infeksi MRSA atau kolonisasi MRSA disarankan untuk mengikuti protokol isolasi rumah sakit&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan menggunakan sarung tangan yang disediakan,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;gaun, dan masker jika terindikasi. Pengunjung yang tidak mengikuti beberapa protokol mampu untuk menyebarkan bakteri ke cafetaria, kamar mandi, dan elevator (Wikipedia, 2009).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CJuharry%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:EN-GB; 	mso-fareast-language:EN-GB;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Infeksi nosokomial menjadi ancaman besar terhadap kesehatan karena sekarang banyak ditemukan bakteri yang resisten (kebal) terhadap pelbagai jenis antibiotik. Kini sekitar 40% dari bakteri &lt;i&gt;Staphylococcus aureus&lt;/i&gt; yang dapat diisolasi di rumah sakit, diketahui kebal terhadap semua antibiotik, kecuali terhadap vankomisin. Tapi suatu saat bakteri ini akan membentuk mutan (bakteri yang bermutasi dan mempunyai sifat-sifat baru) yang juga kebal terhadap gempuran vankomisin seperti vancomycin-resistant &lt;i&gt;Staphylococcus aureus&lt;/i&gt; (VRSA) dan vancomycin-resistant enterococcus (VRE) (Martono, 2009). &lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;Menurut Brooks (2007), bahwa &lt;i&gt;S&lt;/i&gt;. &lt;i&gt;aureus &lt;/i&gt;dengan kerentanan intermediat terhadap vankomisin &lt;i&gt;in vitro &lt;/i&gt;telah diisolasi dari pasien di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat. Pasien-pasien tersebut cenderung menderita penyakit kompleks dengan salah satu terapinya adalah vankomisin dalam jangka panjang. Pada beberapa kasus, infeksi gagal dengan diterapi dengan vankomisin.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4114532109082258395-4166695681266514239?l=juharrywijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/feeds/4166695681266514239/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/09/waspadai-mrsa-di-rumah-sakit-bagian-i.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/4166695681266514239'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/4166695681266514239'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/09/waspadai-mrsa-di-rumah-sakit-bagian-i.html' title='Waspadai MRSA di Rumah sakit (Bagian I)'/><author><name>Juharry Wijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17761738374082278281</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_me_twJinf9o/Srjl3gz8rtI/AAAAAAAAAAM/Q41KAS0GVlY/s72-c/hospital.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4114532109082258395.post-4540756235524166906</id><published>2009-09-22T09:09:00.000-07:00</published><updated>2009-09-22T09:17:48.413-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bakteri resisten'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rumah sakit'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MRSA'/><title type='text'>Waspadai MRSA di Rumah sakit (Bagian I)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://farm3.static.flickr.com/2646/3945089864_9e16163eb1_m.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 234px; height: 192px;" src="http://farm3.static.flickr.com/2646/3945089864_9e16163eb1_m.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CJuharry%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:EN-GB; 	mso-fareast-language:EN-GB;} a:link, span.MsoHyperlink 	{color:blue; 	text-decoration:underline; 	text-underline:single;} a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed 	{color:purple; 	text-decoration:underline; 	text-underline:single;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Infeksi nosokomial&lt;b&gt; &lt;/b&gt;merupakan infeksi yang terjadi di rumah sakit oleh kuman yang berasal dari rumah sakit. Resiko infeksi nosokomial selain terjadi pada pasien yang dirawat di rumah sakit, dapat juga terjadi pada para petugas rumah Sakit tersebut. Berbagai prosedur penanganan pasien memungkinkan petugas terpajan (&lt;i&gt;exposure&lt;/i&gt;) dengan kuman yang berasal dari pasien. Infeksi petugas juga berpengaruh pada mutu pelayanan karena petugas menjadi sakit sehingga tidak dapat melayani pasien (Martono, 2009). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Kejadian infeksi nosokomial pertama di Amerika Serikat yang berhasil didokumentasi dan merupakan pertama kali ditemukannya isolat &lt;i&gt;S&lt;/i&gt;. &lt;i&gt;aureus &lt;/i&gt;yang resisten terhadap metisilin terjadi pada tahun 1968 di rumah sakit kota Boston. Kejadian ini terjadi akibat kontak langsung tangan peetugas kesehatan dengan penderita yang membawa MRSA dalam ruang perawatan lalu menyebar ke ruang perawatan lainnya di rumah sakit tersebut (Brown et al, 1997). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;MRSA adalah variasi resisten dari bakteri umum &lt;i&gt;S&lt;/i&gt;. &lt;i&gt;aureus&lt;/i&gt;. MRSA meningkatkan kemampuan untuk bertahan dari perlakuan dengan antibiotik beta-lactam, termasuk &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Methicillin" title="Methicillin"&gt;&lt;span style="color: windowtext; text-decoration: none;"&gt;methicillin&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Dicloxacillin" title="Dicloxacillin"&gt;&lt;span style="color: windowtext; text-decoration: none;"&gt;dicloxacillin&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Nafcillin" title="Nafcillin"&gt;&lt;span style="color: windowtext; text-decoration: none;"&gt;nafcillin&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Oxacillin" title="Oxacillin"&gt;&lt;span style="color: windowtext; text-decoration: none;"&gt;oxacillin&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. MRSA merupakan masalah pada infeksi rumah sakit (nosokomial). Di rumah sakit, pasien dengan luka terbuka dan sistem imun yang lemah merupakan masalah besar untuk terinfeksi daripada masyarakat. Staf rumah sakit yang tidak mengikuti sesuai prosedur yang bersih dapat memindahkan bakteri dari pasien ke pasien. Pengunjung pasien dengan infeksi MRSA atau kolonisasi MRSA disarankan untuk mengikuti protokol isolasi rumah sakit&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan menggunakan sarung tangan yang disediakan,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;gaun, dan masker jika terindikasi. Pengunjung yang tidak mengikuti beberapa protokol mampu untuk menyebarkan bakteri ke cafetaria, kamar mandi, dan elevator (Wikipedia, 2009). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Infeksi nosokomial menjadi ancaman besar terhadap kesehatan karena sekarang banyak ditemukan bakteri yang resisten (kebal) terhadap pelbagai jenis antibiotik. Kini sekitar 40% dari bakteri &lt;i&gt;Staphylococcus aureus&lt;/i&gt; yang dapat diisolasi di rumah sakit, diketahui kebal terhadap semua antibiotik, kecuali terhadap vankomisin. Tapi suatu saat bakteri ini akan membentuk mutan (bakteri yang bermutasi dan mempunyai sifat-sifat baru) yang juga kebal terhadap gempuran vankomisin seperti vancomycin-resistant &lt;i&gt;Staphylococcus aureus&lt;/i&gt; (VRSA) dan vancomycin-resistant enterococcus (VRE) (Martono, 2009). &lt;span style=""&gt;                                            &lt;/span&gt;Menurut Brooks (2007), bahwa &lt;i&gt;S&lt;/i&gt;. &lt;i&gt;aureus &lt;/i&gt;dengan kerentanan intermediat terhadap vankomisin &lt;i&gt;in vitro &lt;/i&gt;telah diisolasi dari pasien di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat. Pasien-pasien tersebut cenderung menderita penyakit kompleks dengan salah satu terapinya adalah vankomisin dalam jangka panjang. Pada beberapa kasus, infeksi gagal dengan diterapi dengan vankomisin.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4114532109082258395-4540756235524166906?l=juharrywijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/feeds/4540756235524166906/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/09/normal-0-false-false-false.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/4540756235524166906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/4540756235524166906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/09/normal-0-false-false-false.html' title='Waspadai MRSA di Rumah sakit (Bagian I)'/><author><name>Juharry Wijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17761738374082278281</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://farm3.static.flickr.com/2646/3945089864_9e16163eb1_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4114532109082258395.post-4054759842869812236</id><published>2009-09-22T08:21:00.000-07:00</published><updated>2009-09-22T08:22:44.638-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='flickr'/><title type='text'>gambar dari flicrk</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/42756732@N05/3944122667/" title="Have u seen my Childhood? by juharryw, on Flickr"&gt;&lt;img src="http://farm3.static.flickr.com/2447/3944122667_af978d8fc7_t.jpg" width="100" height="67" alt="Have u seen my Childhood?" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4114532109082258395-4054759842869812236?l=juharrywijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/feeds/4054759842869812236/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/09/gambar-dari-flicrk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/4054759842869812236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/4054759842869812236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/09/gambar-dari-flicrk.html' title='gambar dari flicrk'/><author><name>Juharry Wijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17761738374082278281</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://farm3.static.flickr.com/2447/3944122667_af978d8fc7_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4114532109082258395.post-1207526823780249838</id><published>2009-06-09T00:18:00.000-07:00</published><updated>2009-06-09T00:21:46.327-07:00</updated><title type='text'>Hi! it's Me...</title><content type='html'>Hi.. saya Juharry, senang sekali saya bisa berbagi cerita, foto, dan berbagai hal lainnya.. yang terpenting dalam hidup ini, Bagaimana kita bisa hidup Berbahagia dan Semangat menjalankan hidup... ayo... SMANGAT !!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4114532109082258395-1207526823780249838?l=juharrywijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/feeds/1207526823780249838/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/06/hi-its-me.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/1207526823780249838'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4114532109082258395/posts/default/1207526823780249838'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juharrywijaya.blogspot.com/2009/06/hi-its-me.html' title='Hi! it&apos;s Me...'/><author><name>Juharry Wijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17761738374082278281</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
